Berita

mendes (tengah)

Dana Desa Harus Dimaksimalkan Untuk Bangun Infrastruktur

KAMIS, 07 JANUARI 2016 | 18:23 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Marwan Jafar Marwan Jafar mengaku sangat sering melihat jalan rusak. Akibatnya, selain mengganggu aktivitas masyarakat, investor juga tidak tertarik menanamkan modal di desa jika infrastrukturnya tidak menunjang.

"Masih banyak jalan setapak yang menyulitkan aktivitas," ujar Menteri Marwan saat meninjau pembangunan infrastruktur di Desa Mekar Galih, Jatiluhur, Purwakarta, Kamis (7/1).

Karena itu dia mengingatkan, dana desa harus dimaksilkan untuk membangun infrastruktur, sarana dan prasarana desa. Sebab infrastruktur ini menjadi penunjang aktifitas masyarakat desa di segala bidang. "Seharusnya dituntaskan terlebih dahulu pembangunan infrastruktur jalan desanya," ungkapnya.


Setelah membangun jalan desa, dia menambahkan, barulah dana desa digunakan untuk membangun program lain.  "Baru setelah infrastruktur bagus, bangun saluran irigrasi dan program lainnya. Buat program infrastruktur dengan maksimal. Jangan setengah-setengah," ucap Mendes.

Menteri kelahiran Pati, Jateng ini menambahkan, dana desa yang telah menjadi hak desa untuk dikelola harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dengan membenahi infrastruktur jalan, maka kegiatan masyarakat akan lebih mudah dilakukan, dan pada gilirannya aktivitas perekonomian desa semakin hidup.

Sementara itu, Kades Mekar Galih Buchori mengatakan, pihaknya memang telah membangun jalan desa dan program irigasi. Namun program infrastruktur akan diutamakan dibanding program lain yang tidak terlalu mendesak. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya