Berita

Nusantara

Genjot Potensi Lokal, Program UBK Diharapkan Diterapkan Di Banyak Daerah

JUMAT, 01 JANUARI 2016 | 01:20 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Program Usaha Bersama Komunitas (UBK) untuk meningkatkan produktivitas sekaligus merebut nilai tambah ekonomi dengan tetap menjaga karakter gotong royong masyarakat desa yang diluncurkan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi diapresiasi.

"Program ini sangat bagus," ujar Bupati Wajo Andi Baharuddin Unru saat meresmikan UBK Bosowa Mandiri di Desa Bola, Kecamatan Bola, Rabu (30/12).

Sebagai salah satu kabupaten yang mendapatkan kepercayaan dari pemerintah pusat, Kabupaten Wajo diharapkan menjadi percontohan untuk kabupaten yang lain di Provinsi Sulawesi Selatan. "Saya berharap UBK seperti yang ada di Kecamatan Bola ini bisa diikuti oleh daerah lainnya," lanjutnya.


Lewat program UBK Mandiri ini, produktivitas masyarakat desa terus dikawal sehingga produk dari UBK Mandiri bisa dipasarkan supaya bisa dikenal. Tanpa adanya konsep pemasaran yang baik, produktifitas masyarakat dalam memunculkan potensi lokal dinilai kurang maksimal.

"Saya juga mengimbau kepada masyarakat untuk memakai produk hasil daerah kita daripada memakai produk dari luar,” tegas Andi Burhanuddin.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa/Kelurahan (BPMPDK) Kabupaten Wajo, Syamsul Bahri, menjelaskan UBK ini adalah program unggulan yang memberikan peluang dan akses bagi masyarakat desa untuk meningkatkan produktivitas sekaligus merebut nilai tambah ekonomi dengan tetap menjaga karakter gotong royong masyarakat desa.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah pusat melakukan pembinaan secara langsung kepada kelompok UBK yang dibentuk oleh pemerintah daerah. Bahkan, untuk terlaksanannya program tersebut, pemerintah pusat menyediakan anggaran, memberikan bantuan peralatan serta melakukan pembinaan dan mengawal kelompok UBK ini menjadi mandiri dan produktif.

"Jadi pemerintah daerah cukup membentuk kelompok, sepenuhnya dilakukan oleh pemerintah pusat. Sasaran program ini lebih pada upaya pemerintah untuk membangun masyarakat produktif dan kreatif," tandasnya.

Sebagai informasi, UBK dalam pelaksanaan program-nya diajarkan untuk membuat sabun, shampo, mengolah kemasan, dan beberapa kegiatan produktif lainnya. Khusus kabupaten Wajo, pemerintah daerah membentuk kelompok UBK di kecamatan Bola yang personilnya direkrut dari tiga desa yakni, Desa Bola, Rajamawellang dan Lempong. UBK dari 3 desa di kecamatan Bola tersebut yang akan menjadi perwakilan kabupaten Wajo ditingkat Nasional dan secara khusus menjadi percontohan di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya