Berita

joko widodo/net

Politik

Jokowi Ketawa-Ketiwi Di Istana, Sinyal Siap Lepas Landas

SABTU, 19 DESEMBER 2015 | 12:50 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Kondisi kebanyakan politisi Indonesia makin memprihatinkan dengan kian minusnya moral mereka. Buktinya banyak, baik di pusat maupun di daerah-daerah.

"Apa yang dilakukan MKD DPR dan penunjukan Setya Novanto sebagai ketua fraksi Golkar, harus dikatakan politisi makin minus moral," sindir Direktur Lingkar Madani Indonesia, Ray Rangkuti, dalam diskusi "Menjaga Ingatan: Ekonomi dan Politik 2015" di Menteng, Jakarta, Sabtu (19/12).

Dia juga menyebutkan fenomena para calon kepala daerah mantan terpidana. Menurut Ray, para bekas terpidana itu tanpa malu mencalonkan diri kembali hanya berbekal pemberitahuan dan permintaan maaf kepada publik di media massa.


Namun yang menarik, di tengah kondisi para politisi yang seperti itu, ada keuntungan politik yang sedang dituai Presiden Joko Widodo.

"Jokowi sebagai politisi yang kemarin masih terlihat mengambang-ambang, justru di penghujung tahun ini Jokowi mampu mengkonsolidasikan kekuasaan. Dia mulai atur menteri. Menterinya mulai ngeri-ngeri sedap dengan dia," terang Ray.

Makin lemahnya kekuatan oposisi di parlemen dengan berbagai "cibiran" publik membuat oposisi tidak mendapat legitimasi poiitik yang kuat.

"Setelah reshuffle jilid pertama itu pintu cukup baik bagi Jokowi melakukan konsolidasi. Makanya dia mengakhiri tahun ini dengan ketawa-ketiwi dengan para pelawak. Itu sinyal bahwa 'saya mulai lepas landas'. Lawan politiknya mulai tertinggal," katanya.

Seperti diketahui, pekan ini Presiden Jokowi dua kali mengundang kelompok pelawak dan komedian yang biasa tampil dalam stand up comedy dalam acara santap bersama. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya