Berita

Setya Novanto

Kasus "Papa Minta Saham" Terbukti Tak Berpengaruh Terhadap Suara Golkar Di Pilkada

SABTU, 12 DESEMBER 2015 | 18:35 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kasus 'papa minta saham" yang diduga melibatkan Ketua DPR Setya Novanto sebelumnya disebut-sebut akan berpengaruh terhadap perolehan suara kandidat yang diusung Partai Golkar dalam pemilihan kepala daerah.

Masyarakat tak akan mendukung calon Golkar mengingat Novanto merupakan elit partai beringin. Namun penilaian yang banyak disampaikan pengamat itu tidak terbukti.

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Irianto MS Syafiddin (Yance), misalnya menyebutkan empat kader Golkar serta calon yang didukung Partai Golkar diyakini akan memenangkan pilkada pada Rabu lalu.


"Ah, gak ada (pengaruh). Itu mah pribadi. Nggak ada efeknya. Insya Allah, alhamdulillah Golkar masih kompak,"  tegas Yance seusai pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan penjabat Bupati Indramayu, di Aula Barat Gedung Sate, Bandung, Sabtu (12/12).

Dari delapan calon kepala daerah, baik bupati/wakil yang didukung Partai Golkar serta calon dari kader Golkar, empat di antaranya memperoleh suara tertinggi, meski di Kabupaten Cianjur hanya selisih sedikit dengan calon lawan. Keempat daerah tersebut, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Indramayu.

"Sukabumi, Cianjur, Indramayu, (Kabupaten) Bandung. Sukabumi kan jauh, Cianjur hanya selisih 3,5 persen, tapi Pangandaran wakilnya dari Golkar, ya alhamdulillah, malah melebihi target. Saya tidak memperkirakan Sukabumi. Malah tadinya Depok yang diharapkan," papar Yance, seperti dilansir RMOLJabar.

Ia mengaku tidak gentar dengan kemungkinan adanya gugatan dari kubu lawan atas hasil perolehan suara Pilkada 9 Desember lalu. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya