Berita

saleh husin

Menperin Melakukan Kunjungan Kerja Ke RRT Dan Korsel

KAMIS, 03 DESEMBER 2015 | 18:44 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Menteri Perindustrian Saleh Husin melakukan lawatan ke Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Salah satu agendanya adalah mengunjungi industri elektronika Hisense dan industri otomotif SAIC-GM-Wuling (SGMW) di Kota Qingdao.

"Kunjungan kerja kami nanti di Qingdao dalam rangka berdiskusi mengenai pengembangan industri elektronika dan industri otomotif," kata Menperin saat transit di Incheon Korea Selatan, Kamis (3/12), dan selanjutnya menuju Qingdao, Tiongkok.

Dalam kunjungan itu, Menperin didampingi Irjen Kemenperin Soerjono dan Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) I Gusti Putu Suryawirawan.


Industri Elektronika dan Telematika/ICT serta Industri Alat Transportasi merupakan bagian dari industri prioritas. Sektor andalan ini diharapkan menjadi penggerak utama pertumbuhan industri dan ekonomi nasional.

Selain itu, rombongan Menperin juga akan meninjau fasilitas pabrik Hisense dan SGMW.

"Di Hisense, kami akan melihat pusat riset dan pengembangan serta melihat langsung proses produksi untuk ponsel dan televisi. Kami harapkan akan terjadi transfer pengetahuan dan teknologi untuk pengembangan produk elektronik di Indonesia," sambung Saleh.

Perusahaan ini memiliki 17 fasilitas produksi yang tersebar di Tiongkok, Afrika Selatan, Algeria, dan Mesir. Untuk ponsel, Hisense mampu memproduksi 15 juta unit per tahun. Indonesia adalah pasar terbesar produk ponsel Hisense di luar Tiongkok.

Di Indonesia, Hisense menelurkan produk yang dikenal lewat Andromax. Sebelumnya perusahaan ini juga sudah hadir di Indonesia lewat perangkat TV yang cukup populer di Tanah Air, yakni TV Polytron.

Selanjutnya, kunjungan kerja Menperin di pabrik SGMW juga akan melihat langsung fasilitas proses produksinya. Agustus lalu, SGMW Motor Indonesia melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan pabrik perakitan mobil senilai USD 700 juta di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

Dalam lawatan selama enam hari ini, 3-8 Desember 2015, Menperin juga akan melakukan kunjungan ke Korea Selatan.

Di Korea Selatan, Menperin akan menghadiri Sidang Umum Dewan Kemitraan Korea - Indonesia pada 7-8 Desember 2015. Korea Selatan saat ini tercatat sebagai mitra dagang terbesar keempat dan investor asing terbesar ketiga Indonesia. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya