Berita

sudi silalahi/ist

RESHUFFLE KIB II

Inilah 5 Menteri yang Harus Disingkirkan agar SBY Tak Jadi Bulan-bulanan

SENIN, 03 JANUARI 2011 | 20:13 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Setidaknya ada lima menteri yang memiliki kinerja buruk. Kelima menteri itu adalah Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar, Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral Darwin Zahidi Saleh, dan Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa.

Kelima menteri berkinerja buruk ini adalah versi Sabang Merauke Circle (SMC) yang disampaikan ketuanya, Syahganda Nainggolan di Jakarta, Senin siang (3/1).

"Lima menteri tersebut merupakan darurat untuk di-reshuffle," tegasnya.

Menurut SMC lima menteri itu perlu disingkirkan agar pemerintahan SBY-Boediono sanggup mempertahankan kepercayaan publik serta untuk membangun kewibawaan politik partai pendukung koalisi.

"Publik menilai pada umumnya Kabinet Indonesia Bersatu II terlalu lemah, sehingga bebannya hampir semuanya lari ke pundak SBY," kata mahasiswa program doktoral Universitas Indonesia ini.

"Tanpa me-reshuffle sejumlah menterinya, SBY pasti akan semakin jadi bulan-bulanan politik dalam tahun kedua pemerintahannya," jelasnya, lagi. Karenanya, tidak pilihan yang paling rasional bagi SBY kecuali mengagendakan kepastian reshuffle secepatnya. [guh]


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Wabah DBD Bangladesh Makin Parah, 42.590 Dirawat dan 117 Lainnya Meninggal Dunia

Senin, 07 September 2026 | 12:27

Purbaya Ajukan Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun di 2027

Senin, 07 September 2026 | 12:14

Public Expose Live 2026, 45 Emiten Siap Buka Kinerja dan Prospek Usaha

Senin, 07 September 2026 | 12:04

Kini Giliran Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Senin, 07 September 2026 | 11:53

Komisi VIII DPR Desak Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:41

Wamenhaj Tekankan Revitalisasi KBIHU dan Pelindungan Jemaah dari Travel Bermasalah

Senin, 07 September 2026 | 11:33

Harga Minyak Naik Lagi Sentuh Level 96 Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:25

Ombudsman Soroti Peredaran Narkoba dan Pungli di Lapas

Senin, 07 September 2026 | 11:21

Cadangan Devisa RI Agustus 2026 Capai Rp2.582 Triliun, Naik 1,2 Miliar Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:19

Belanja Mitigasi Jadi Investasi Hadapi Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:12

Selengkapnya