Berita

ilsutrasi

Di Luar Lapangan Sepakbola, Filipina, Malaysia dan Thailand Kalahkan Indonesia

JUMAT, 24 DESEMBER 2010 | 18:49 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Indonesia melangkah ke final Piala AFF setelah mengalahkan Filipina 1-0 dalam dua kali pertemuan di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta.

Kemenangan kesebelasan Indonesia itu dianggap luar biasa, mengingat kesebelasan Filipina memiliki sembilan pemain naturalisasi. Adapun Indonesia hanya memiliki dua pemain naturalisasi, yakni Cristian Gonzales dan Irfan Bachdim.

Tetapi di luar lapangan sepakbola, tepatnya dalam hal “pembangunan manusia” adalah Filipina yang mengalahkan Indonesia. Dalam Human Development Index (HDI) 2010 yang mencatat kualitas manusia di 168 negara, Filipina berada di peringkat 97, sementara Indonesia berada di peringkat 108.

Posisi Indonesia bahkan kalah jauh dengan Malaysia yang di arena AFF pernah dipukul Indonesia dengan skor 1-5. Dalam HDI 2010 Malaysia berada di peringkat yang lumayan bagus yakni 57. Indonesia akan menghadapi Malaysia dalam pertandingan final di Kuala Lumpur dan Jakarta.

Thailand yang juga dikalahkan Indonesia 1-2 dalam pertandingan di babak penyisihan dalam HDI 2010 juga berada di peringkat yang lebih tinggi dari Indonesia, yakni 92.

Posisi Indonesia di daftar HDI 2010 juga berada di bawah negara kecil di Samudera Hindia, Maladewa yang nyaris tenggelam karena pemanasan global. Maladewa berada di posisi 107. Federasi Mikronesia di Pasifik Selatan pun masih lebih unggul dibandingkan Indonesia dalam hal pembangunan kualitas manusia. Mikronesia dalam daftar HDI berada di posisi 103.

Belum lagi Suriname, negara di utara Amerika Latin yang dibesarkan oleh imigran asal Pulau Jawa, juga berada di atas Indonesia, yakni di posisi 94. [guh]


Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya