Berita

Adnan Buyung Nasution/ist

Kalau Tidak untuk Membongkar Mafia, Bang Buyung Pasti Melempar Muka Gayus Pakai Berkas Perkara

SABTU, 11 DESEMBER 2010 | 15:05 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Pengacara senior Adnan Buyung Nasution kesal. Kalau mengikuti standar kerjanya, sudah lama dia melemparkan berkas perkara ke muka kliennya, Gayus HP Tambunan.

Kekesalan Buyung Nasution disampaikannya saat didaulat berbicara di peringatan HUT ekonom senior DR. Rizal Ramli di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Jumat malam (10/12). Hadir dalam acara itu sejumlah tokoh nasional, seperti Rachmawati Soekarnoputri, Yusril Ihza Mahendra, Anwar Nasution, Sasmita Hadinagoro, Binny Buchori, Adhie Massardi, dan Guntur Soekarnoputra yang sudah jarang tampil di muka publik.

“Saya kaget mendengar dia ke Bali. Pakai wig konyol zaman Ateng, lagi. Kalau pakai wig yang bagus sekalian biar bisa betul-betul kamuflase. Saya tidak percaya. Untuk meyakinkan saya telepon dia (Gayus),” ceritanya.

Tetapi ketika itu Gayus berhasil meyakinkan Buyung dirinya tidak ke Bali seperti yang ramai diberitakan dan dibicarakan.

“Maka saya bikin statemen di luar mengatakan bahwa itu bukan Gayus. Kalau ternyata itu Gayus saya akan keluar dari tim pengacara Gayus,” sambungnya.

Tetapi setelah ternyata itu benar-benar dia, Buyung mengaku dirinya betul-betul terjepit.

“Kalau ini hanya soal Gayus, Abang sudah lempar, bukan hanya keluar, berkasnya lempar ke dia. Itu sikap saya. Sudah 50 tahun saya kerja selalu begitu, kalau ada klien yang bohong berkasnya saya lempar, uangnya dikembalikan. Tetapi untuk Gayus ini tidak,” ujarnya lagi.

“Karena yang dipertaruhkan bukan hanya Gayus. Saya mau membongkar mafia di balik si Gayus ini siapa. Itu yang perlu. Supaya kita bisa bongkar mafia pajak dan mafia hukumnya. Alhamdulillah, kemarin sudah terbuka sedikit. Belum semua, tetapi sudah terbuka,” sambung Bang Buyung. [guh]


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Dede Indra: Polri Serius Perangi Narkoba!

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:26

Grup Salim Guyur Rp2,25 Triliun untuk Buyback Saham, Ini Efeknya bagi LSIP, INDF, dan ICBP

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:13

Fokus Penuhi Kebutuhan Domestik, RI Mulai Rem Ekspor Gas ke Singapura

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:35

98 Resolution Network Soroti Tata Kelola SDA dan Ekonomi Kerakyatan di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:07

TRUK dan PNSE Rajai Daftar Saham Top Gainers Sepekan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:46

Harga iPhone Duo di Indonesia, Mulai Rp 45 Juta hingga Rp 75 Juta

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:30

Tanpa Suara, BYD Atto 1 Seruduk Mobil dan Lindas Pengemudi Ojol

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:26

5 Gunung di Pulau Jawa Dilanda Karhutla Pekan Ini

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:23

Cara Cek Sebaran Asap Karhutla lewat Website BMKG dan NASA

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:02

Mengenal Virus Shamonda yang Ditemukan pada Pasien Meninggal di Prancis

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 11:59

Selengkapnya