Berita

GBPH Prabukusumo/IST

Adik Sultan HB X Resmi Tinggalkan Demokrat

KAMIS, 09 DESEMBER 2010 | 06:11 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Partai Demokrat di Yogyakarta limbung. Adik Sri Sultan Hamengku Buwono X, Gusti Bendoro Pangeran Haryo Prabukusumo, akhirnya meninggalkan partai itu Rabu malam (8/12). Hari ini, bila tak ada aral melintang ia akan mengembalikan kartu tanda anggota partai yang didirikan Susilo Bambang Yudhoyono itu.

"Alasan pengunduran diri saya ini karena ada perbedaan pemahaman tentang Rancangan Undang-undang Keistimewaan (RUUK) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), antara sikap politik saya dengan kebijakan DPP Partai Demokrat," kata Prabukusumo di Yogya seperti diberitakan Antara.

Sikap politik yang dimaksudnya berkaitan dengan posisi Gubernur Yogyakarta. Prabukusumo tidak mau melanggar amanah ayahnya, almarhum Sri Sultan Hamengku Buwono IX, dan almarhum Sri Paduka Paku Alam VIII, juga almarhum Presiden Soekarno. Prabukusumo mengingatkan, ketiga tokoh ini pernah mengamanatkan agar penentuan Gubernur Yogyakarta dilakukan dengan penetapan, bukan pemilihan, seperti yang tertuang dalam Amanat 5 September 1945.

Tawaran agar Sultan dan Paku Alam ditempatkan pada posisi terhormat di atas gubernur dan wakil gubernur, menurutnya, adalah rekayasa. Lambat laun, Sultan dan Paku Alam akan menjadi macan ompong sehingga hubungan antara keduanya dengan rakyat Yogyakarta akan terbatasi. [guh]


Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya