Berita

maya soetoro/ist

BENCANA INDONESIA

Maya Soetoro-Ng: Saya Turut Berduka

KAMIS, 04 NOVEMBER 2010 | 06:42 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Maya Soetoro-Ng, adik Presiden Amerika Serikat Barack Hussein Obama, ikut merasakan penderitaan dan kesedihan yang dialami sebagian warga negara Indonesia yang terkena musibah bencana alam, mulai dari banjir bandang di Wasior, gempa dan tsunami di Mentawai, juga letusan Gunung Merapi di Jogjakarta.

Begitu disampaikan Maya dalam sepucuk e-mail yang dikirimkannya kepada sejumlah kerabat dan teman dekatnya di Indonesia.

“Saya menulis (e-mail ini) untuk menyampaikan duka saya atas penderitaan warga negara Indonesia yang terkena musibah bencana alam akhir-akhir ini, yang menewaskan banyak orang dan menimbulkan kedukaan,” tulis Maya dalam bahasa Inggris.

“I have been thinking of you all so much. Please extend my pity and love to all in the nation,” sambungnya.

Dalam e-mail yang juga diterima Rakyat Merdeka Online, Maya pun mengatakan dirinya tidak bisa datang bersama Presiden Obama. Karena di saat bersamaan dia telah memiliki komitmen untuk berbicara di sebuah seminar di mainland AS

“Saya sangat menyesal, tolong sampaikan itu kepada semua orang,” ujarnya.

Maya juga sedih karena dengan demikian dia tidak bisa menziarahi makam ayahnya, Lolo Soetoro, di TPU Tanah Kusir.

Maya memastikan dirinya akan berkunjung ke Indonesia, tanah kelahirannya, suatu kali nanti. Namun ia belum bisa memastikan kapan persisnya ia akan datang. Namun yang jelas, kunjungannya ke Indonesia akan lebih lama daripada bila ia ikut berkunjung bersama Presiden AS. [guh]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya