Berita

ilsutrasi

DEMO ANTI BELANDA

Gerakan ‘Ganyang’ RMS, Greenpeace dan Unilever Dimulai

JUMAT, 08 OKTOBER 2010 | 09:49 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Ratusan orang dari berbagai kelompok siang nanti usai shalat Jumat (8/10) akan menggelar demonstrasi menentang Belanda di Kedutaan Belanda, di Jalan HR. Rasuna Said, Jakarta Selatan.  

Aliansi yang menamakan diri Solidaritas Untuk Nusantara (SUN) ini dalam keterangan yang mereka kirimkan ke redaksi mengatakan bahwa tema besar demonstrasi mereka adalah anti-nekolonialisme dan ganyang tiga serangkai Belanda, Republik Maluku Selatan (RMS), Greenpeace dan Unilever.

Pemerintah Belanda dicurigai menggunakan keberadaan Republik Maluku Selatan (RMS) untuk menekan dan bahkan mempermalukan Indonesia di panggung internasional.

Adapun Greenpeace menekan dan menjatuhkan kredibiltas perusahan Indonesia dengan isu kerusakan hutan dan moratorium penebangan hutan. Di jurusan lain, Unilever yang menjadikan Indonesia sebagai salah satu market terbesar mereka di dunia menolak menggunakan sawit produksi Indonesia dengan alasan industri sawit Indonesia merusak alam.

“Kami meminta agar Presiden SBY tidak bekerjasama dengan penjajah,” demikian pesan yang dikirimkan SUN. [guh]  


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Wabah DBD Bangladesh Makin Parah, 42.590 Dirawat dan 117 Lainnya Meninggal Dunia

Senin, 07 September 2026 | 12:27

Purbaya Ajukan Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun di 2027

Senin, 07 September 2026 | 12:14

Public Expose Live 2026, 45 Emiten Siap Buka Kinerja dan Prospek Usaha

Senin, 07 September 2026 | 12:04

Kini Giliran Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Senin, 07 September 2026 | 11:53

Komisi VIII DPR Desak Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:41

Wamenhaj Tekankan Revitalisasi KBIHU dan Pelindungan Jemaah dari Travel Bermasalah

Senin, 07 September 2026 | 11:33

Harga Minyak Naik Lagi Sentuh Level 96 Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:25

Ombudsman Soroti Peredaran Narkoba dan Pungli di Lapas

Senin, 07 September 2026 | 11:21

Cadangan Devisa RI Agustus 2026 Capai Rp2.582 Triliun, Naik 1,2 Miliar Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:19

Belanja Mitigasi Jadi Investasi Hadapi Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:12

Selengkapnya