Berita

ilustrasi

Update: Banjir Wasior Tewaskan 64 Orang dan Lukai Ratusan Lainnya

RABU, 06 OKTOBER 2010 | 15:43 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Banjir Wasior yang menimpa sejumlah kawasan di Papua Barat telah menewaskan 64 orang. Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga menyebutkan sebanyak 75 orang luka berat, 461 orang luka ringan. Adapun 68 orang masih dinyatakan hilang.

Palang Merah Indonesia (PMI) Papua Barat mengatakan, korban luka telah dievakuasi ke RSUD Manokwari. Adapun pengungsi ditempatkan di lapangan Kodim Manokwari. Ada juga warga yang ditampung keluarga mereka yang tidak terkena banjir.

Menurut Halibab Halim, staf PMI Papua Barat, siang ini evakuasi akan kembali dilanjutkan.

Relawan PMI Kabupaten Manokwari hingga hari ini masih mengumpulkan bantuan berupa bahan makanan siap saji, pakaian layak pakai, dan alat kebersihan yang dikumpulkan dari sekolah, beberapa kantor instansi pemerintah, dan toko-toko setempat.

“PMI Kabupaten Manokwari telah mengirimkan surat ke sekolah-sekolah, kantor-kantor pemerintah maupun mendatangi toko-toko untuk bisa mengumpulkan bantuan yang bisa diberikan kepada para korban. Relawan kami kita sebar untuk mengambil barang-barang bantuan tersebut dan segera membawanya ke lokasi pengungsian,” jelas Halibab.

PMI Provinsi Papua Barat dan PMI Provinsi Papua telah berkoordinasi untuk memobilisasi tambahan relawan dan kendaraan ambulans serta kebutuhan logistik dari PMI Provinsi Papua jika diperlukan.

Sejauh ini PMI telah mengirimkan bantuan untuk para korban berupa terpal, paket keluarga (family kit), peralatan kebersihan (hygiene kit), dan selimut yang didatangkan langsung dari gudang PMI di Papua Barat. Markas Pusat PMI juga telah mendukung operasi penanggulangan bencana di Papua Barat ini sebesar 100 juta Rupiah. [guh]


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya