Peluncuran ini menjadi langkah strategis Telin dalam memperkuat portofolio Telco API sekaligus menjawab tantangan keamanan identitas digital yang kian kompleks.
Berbeda dengan metode konvensional, Telin MNV memungkinkan proses verifikasi berlangsung secara instan dan
seamless tanpa kode OTP maupun aplikasi tambahan, dengan memanfaatkan jaringan seluler sebagai basis kepercayaan digital.
Solusi ini bahkan telah diuji dan tersedia di lebih dari 40 jaringan seluler global, setelah sebelumnya diluncurkan secara komersial bersama Telkomsel di Indonesia.
SVP Messaging, Mobile Identity & Voice Telin John Tolton mengatakan, inovasi ini membuka opsi autentikasi yang lebih fleksibel, termasuk bagi pengguna yang terhubung melalui Wi-Fi.
“Penguatan standar ini penting untuk memperkaya ekosistem autentikasi sekaligus mendukung kebutuhan pengembang dan operator,” ujar John dalam keterangannya, Rabu, 26 Februari 2026.
Di tengah maraknya ancaman digital seperti
phishing, SIM
swap, hingga serangan
bot, metode OTP dinilai semakin rentan dan tidak efisien.
Karena itu, Telin mendorong pendekatan autentikasi langsung di level jaringan yang dinilai lebih aman dan minim hambatan bagi pengguna.
CEO IPification Stefan Kostic menyebut kolaborasi ini sebagai tonggak penting dalam evolusi identitas digital global.
“Autentikasi berbasis jaringan menghadirkan keamanan sekaligus kenyamanan tanpa friksi bagi pengguna,” katanya.
Selain meningkatkan keamanan, solusi ini juga memberikan efisiensi bagi perusahaan melalui pengurangan kegagalan login serta biaya operasional.
Di sisi lain, operator seluler berpeluang membuka sumber pendapatan baru dari pemanfaatan network intelligence menjadi layanan API bernilai tinggi.
Melalui inovasi ini, Telin menegaskan perannya dalam mendorong transformasi digital global dengan menjadikan jaringan telekomunikasi sebagai fondasi utama kepercayaan dan keamanan layanan digital.
BERITA TERKAIT: