Meski tertinggal lebih dulu lewat gol cepat Leroy Sane di menit ke-2, Ekuador akhirnya bisa bangkit menampilkan permainan terbaiknya.
Ekuador butuh waktu 7 menit menyamakan kedudukan lewat Nilson Angulo. Serangan demi serangan silih berganti dari kedua tim hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Tim Panser yang ingin tampil sempurna menutup fase grup, berkali-kali melancarkan serangan ke gawang Ekuador. Namun hasilnya nihil.
Pendukung Ekuador sempat berdebar saat Kai Havertz dijatuhkan di kotak 16 yang membuat wasit Tori Penso menunjuk titik putih. Tapi setelah mengecek rekaman proses gol dan melihat pelanggaran Sane terhadap Rodriguez, penalti untuk Jerman dibatalkan.
Ekuador punya peluang melalui tendangan Enner Valencia pada menit ke-63. Namu kiper gaek Jerman, Manuel Neuer mampu melakukan penyelamatan gemilang.
Malapetaka bagi Jerman terjadi pada menit ke-77 usai Gonzalo Plata memanfaatkan sepak pojok yang melahirkan kemelut di depan gawang Jerman.
Alhasil, keunggulan Ekuador 2-1 tetap bertahan hingga peluit panjang berbunyi. Seluruh pemain dan official tim Ekuador langsung menyambut gegap gempita berakhirnya pertandingan.
Dengan kemenangan ini, Ekuador yang gagal mencetak gol pada laga pertama dan kedua membuka peluang lolos ke fase gugur sebagai juara tiga terbaik.
Kendati kalah, Jerman masih berstatus sebagai pemegang puncak klasemen Grup E dengan enam poin, unggul head to head atas Pantai Gading yang juga punya koleksi enam poin setelah menang atas Curacao.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: