Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widodo-bogiarto-1'>WIDODO BOGIARTO</a>
LAPORAN: WIDODO BOGIARTO
  • Senin, 02 November 2026, 06:36 WIB
Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global
Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris. (Foto: Istimewa)
Kecil Besar
rmol news logo Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris menyampaikan selamat dan apresiasi kepada para pemenang serta finalis Benyamin Sueb Award (BSA) 2026. 

Menurut Fahira, penghargaan bagi kelurahan yang berhasil menghadirkan inovasi dan meningkatkan kualitas lingkungan merupakan langkah strategis dalam mendukung transformasi Jakarta menuju kota global. 

Sebab, kualitas sebuah kota global tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur berskala besar, tetapi juga oleh kualitas pelayanan publik, lingkungan permukiman, dan kesejahteraan masyarakat di tingkat kelurahan.

“Kita perlu terus memperkuat kelurahan karena fondasi Jakarta sebagai kota global sesungguhnya dibangun dari lingkungan tempat masyarakat tinggal, bekerja, dan menjalankan kehidupan sehari-hari,” kata Fahira dalam keterangan tertulisnya, Minggu 1 Oktober 2026.

Benyamin Sueb Award 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan penghargaan kepada tiga kelurahan, yakni Kelurahan Utan Kayu Selatan, Jakarta Timur, sebagai pemenang kategori Nyaman; Kelurahan Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara, kategori Indah; dan Kelurahan Sukabumi Utara, Jakarta Barat, kategori Sejahtera.

“Kota global juga tentang kampung yang bersih, lingkungan yang aman, ruang publik yang nyaman, pelayanan yang mudah, serta masyarakat yang memiliki kesempatan untuk hidup lebih sejahtera. Semua itu sangat berkaitan dengan peran kelurahan,” kata Fahira.

Fahira Idris mengungkapkan, berdasarkan Global Cities Index 2026 yang dirilis Oxford Economics, Jakarta menempati peringkat ke-140 dari 1.000 kota dunia. Namun, masih terdapat ruang penguatan, terutama pada aspek kualitas hidup, lingkungan, dan tata kelola.

Fahira menilai terdapat empat peran strategis kelurahan dalam mendukung Jakarta menjadi kota global.

Pertama, kelurahan menjadi ujung tombak kualitas pelayanan publik. Kelurahan memiliki peran penting dalam memastikan kebutuhan administrasi dan pelayanan warga ditangani secara cepat, mudah, transparan, serta responsif.

Kedua, kelurahan menjadi penggerak kualitas lingkungan dan ketahanan kota. Berbagai persoalan perkotaan seperti pengelolaan sampah, kebersihan lingkungan, penghijauan, genangan, serta pemanfaatan ruang publik membutuhkan koordinasi pemerintah dan partisipasi aktif warga. Kelurahan menjadi penghubung penting agar program pemerintah dapat menjangkau kebutuhan nyata setiap lingkungan.

Ketiga, kelurahan berperan memperkuat kesejahteraan dan inklusi sosial. Melalui koordinasi dengan perangkat daerah, kelurahan dapat membantu memastikan pelayanan sosial menjangkau warga yang membutuhkan, sekaligus mendorong pemberdayaan UMKM, kegiatan ekonomi masyarakat, dan pengembangan potensi lokal. Dengan demikian, kemajuan Jakarta sebagai kota global dapat semakin dirasakan secara merata.

Keempat, kelurahan menjadi ruang tumbuhnya partisipasi dan identitas budaya Jakarta. Kekuatan Jakarta tidak terlepas dari gotong royong, keberagaman, kehidupan komunitas, serta kekayaan budaya Betawi yang hidup berdampingan dengan budaya Nusantara lainnya. Menurut Fahira, modernisasi Jakarta perlu berjalan seiring dengan penguatan karakter sosial dan budaya masyarakatnya.

“Jakarta akan semakin kuat sebagai kota global apabila kemajuannya juga dirasakan sampai ke kampung-kampung," pungkas Fahira. rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA