Mengutip laporan resmi, Jumat, 2 Oktober 2026, pemberian mandat tersebut berlangsung di Istana Kerajaan di Rabat, Selasa, 29 September 2026.
El Mansouri merupakan koordinator kepemimpinan kolektif Partai Authenticity and Modernity (PAM), yang meraih kursi terbanyak dalam pemilihan legislatif 23 September 2026.
Dengan dilantik sebagai PM, El Mansouri mencatat sejarah dengan menjadi perempuan pertama yang memimpin pemerintahan Maroko.
"Ini adalah momen bersejarah bagi negara kita. Iini adalah pertama kalinya seorang wanita diangkat menjadi kepala pemerintahan, yang merupakan sumber kebanggaan bagi saya dan semua wanita di negara ini," ujarnya.
El Mansouri menegaskan, penunjukannya juga membawa pesan bagi seluruh perempuan Maroko untuk ikut berkontribusi dalam membangun masyarakat yang harmonis bersama seluruh elemen bangsa.
Untuk menjalankan mandat tersebut, El Mansouri mengatakan akan segera melakukan konsultasi internal dengan partainya dan berkomunikasi dengan seluruh partai politik guna menyusun pemerintahan baru.
El Mansouri juga mengaku mengaku telah mendapat arahan langsung terkait pengelolaan pemerintahan dari Raja Mohammed.
"Kami akan berupaya untuk mengusulkan pemerintahan yang memenuhi harapan Yang Mulia Raja dan seluruh warga negara," tegasnya.
Dia juga menekankan tingginya harapan masyarakat, khususnya generasi muda, sehingga program pemerintah akan diarahkan pada solusi yang realistis dan konkret.
BERITA TERKAIT: