Gugur Saat Bertugas, Tiga Polisi Katingan Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/bonfilio-mahendra-1'>BONFILIO MAHENDRA</a>
LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA
  • Selasa, 07 Juli 2026, 10:38 WIB
Gugur Saat Bertugas, Tiga Polisi Katingan Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa
Kadiv Humas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir 9Foto: RMOL)
rmol news logo Polri memberikan kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) kepada tiga anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan yang gugur saat menjalankan tugas mengejar bandar narkoba di Kalimantan Tengah.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir, mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas pengabdian ketiga personel yang gugur dalam menjalankan tugas negara.

"Untuk personel yang gugur sudah diberikan penganugerahan kenaikan pangkat luar biasa," kata Johnny di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin 6 Juli 2026. 

Johnny menyampaikan duka cita atas gugurnya tiga personel tersebut.

"Kita secara prinsip kita berduka. Polri berduka karena personel-personel terbaik Polri kemudian ada yang gugur dalam pelaksanaan tugas yang di Kalimantan Tengah," ujarnya.

Tiga anggota yang gugur adalah Aipda Yudhie Perdana Putra, Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana, dan Aiptu Sumaryanto.

Aipda Yudhie meninggal dunia akibat sabetan senjata tajam saat peristiwa terjadi. Sementara itu, jasad Briptu Anumerta Nopandri ditemukan di Sungai Katingan pada Sabtu 4 Juli 2026, sedangkan jasad Aiptu Sumaryanto ditemukan mengapung di tepi sungai di Desa Tumbang Kelemei pada Minggu 5 Juli 2026. 

Dalam kasus tersebut, polisi telah menangkap tiga terduga pelaku berinisial A, S, dan N. Sementara itu, satu pelaku lain berinisial B yang diduga berperan sebagai bandar sabu masih dalam pengejaran aparat. rmol news logo article


Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: RENI ERINA
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA