Kapolsek Medan Labuhan Kompol Tohap Sibuea mengatakan, pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke manajemen perusahaan guna memastikan kondisi para pekerja pascakebakaran.
“Tidak ada korban jiwa maupun korban luka," kata Tohap dikutip dari
RMOLSumut, Kamis 29 Januari 2026.
Hal senada disampaikan manajemen PT Garuda Mas Perkasa selaku pemilik pabrik. HRD perusahaan, Maya, menyebut kabar mengenai adanya korban meninggal dunia yang beredar di media sosial tidak sesuai dengan fakta di lapangan.
“Informasi itu tidak benar. Seluruh karyawan dalam kondisi aman,” kata Maya.
Maya menjelaskan, api mulai diketahui sekitar pukul 21.50 WIB, bertepatan dengan waktu jeda pergantian shift kerja. Saat kejadian, sebagian besar pekerja tengah beristirahat sehingga tidak berada di area produksi.
“Kejadiannya saat jam istirahat. Shift berikutnya juga belum masuk,” kata Maya.
Hingga kini, penyebab kebakaran masih belum dapat dipastikan. Namun, keterangan sementara mengarah pada gudang penyimpanan bahan baku sebagai lokasi awal munculnya api.
“Asap pertama kali terlihat dari area gudang bahan,” kata Maya.
Kepolisian bersama Bidang Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumatera Utara masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap sumber api.
BERITA TERKAIT: