Dalam video yang beredar, dua preman berbaju hitam dan merah melakukan pemalakan dengan menendang dagangan timun milik seorang ibu.
Diduga kuat, kedua preman meminta uang Rp5 ribu sampai Rp10 ribu kepada para pedagang. Jika tidak membayar, para preman tersebut mengancam akan menggulung dagangan para pedagang.
Masih dalam video yang beredar, pedagang yang menjadi sasaran amuk dua preman tersebut ketakutan hingga berulang kali meminta maaf. "Maaf, iya pak maaf, maafin kami," ucap pedagang yang dipalak.
Usai video tersebut viral, polisi pun langsung bergerak cepat menangkap kedua pemalak berinisial TAD dan DE. Kapolsek Rawalumbu, AKP Ririn Sri Damayanti memastikan kedua preman tersebut kini ditangani Polres Metro Bekasi Kota.
"
Allhamdulillah pelaku sudah diamankan Kanit Reskrim Polsek Rawalumbu beserta anggotanya. Kasus ditangani Polres, pelaku sudah di Polres," kata Ririn dikonfirmasi, Jumat, 4 April 2025.
BERITA TERKAIT: