Children in the DPR Korea
Under the Leadership of Great Commanders
Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Kapolda Sumsel Tegaskan Tak Ada Personelnya Terlibat Bisnis Ilegal

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/agus-dwi-1'>AGUS DWI</a>
LAPORAN: AGUS DWI
  • Kamis, 17 November 2022, 16:19 WIB
Kapolda Sumsel Tegaskan Tak Ada Personelnya Terlibat Bisnis Ilegal
Kapolda Sumsel Irjen A Rachmat Wibowo membuka Latihan pra (Latpra) Ops Ilegal Drilling Musi 2022/ist
rmol news logo Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Albertus Rachmad Wibowo, memastikan personelnya tidak ada yang terlibat dalam bisnis ilegal dalam bentuk apapun.

Hal itu disampaikan Kapolda dalam pembukaan Latihan pra (Latpra) Ops Ilegal Drilling Musi 2022 yang diikuti personel Polda Sumsel dan Satwil Jajaran di lantai 7 Auditorium Gedung Utama Presisi Mapolda Sumsel, Kamis (17/11).

"Saya memastikan tidak ada personel kita terlibat ataupun melakukan bisnis Ilegal, baik pertambangan emas, batu bara, hingga perdagangan benur sekalipun," terangnya, dikutip Kantor Berita RMOLSumsel.

Dia mengakui, sudah ada beberapa orang yang meminta izin kepadanya untuk melakukan kegiatan tersebut, tapi ia tidak mengizinkan.

"Sudah ada yang meminta izin, tapi saya tidak membolehkan hal tersebut," katanya.

Terkait ilegal drilling, ia mengakui hal tersebut sulit dibasmi 100 persen.

"Untuk permasalahan ini, kita menilai tidak bisa di basmi 100 persen, karena hal itu sangat sulit, apalagi sekarang ini belum ada izin untuk hal itu. Sehingga perlu adanya pendampingan maupun pembinaan untuk permasalahan itu, sehingga hal ini akan berkontribusi terhadap pendapatan asli negara," paparnya.

Khusus permasalahan ini juga ia meminta laporan secara detail dari 2021 hingga saat ini, mengenai pengungkapan terkait Ilegal Drilling.

"Kegiatan ini pun kita rencanakan akan diadakan selama 12 hari ke depan," imbuhnya.

Lanjut dia mengatakan, kegiatan ini perlu dikawal untuk mendapatkan hasil yang memuasakan dalam hal mengatasi permasalahan ilegal drilling, baik sosialisasi hingga melakukan penindakan tanpa ada permasalahan.

"Untuk itu kita harus melakukan pendekatan secara baik-baik, sehingga hal itu dapat diatasi. Begitu pun masyarakat kita juga harus menjawab keresahan masyarakat mengenai ketersediaan BBM bersubsidi, yang saat ini banyaknya pengungkapan kasus penyalahgunaan BBM bersubsidi. Sehingga perlu dilakukan penindakan hingga membuat masyarakat aman mengenai ketersediaan BBM bersubsidi," tandasnya.  rmol news logo article
EDITOR: AGUS DWI

ARTIKEL LAINNYA