Kabag Ops Korlantas Polri, Kombes Eddy Djunaedi mengatakan, untuk penerapan rekayasa lalu lintas ini, Korlantas menggandeng Kementerian Perhubungan, dan Kementerian PUPR.
"Kami akan melakukan uji coba mulai Senin hingga Rabu mendatang di Tol Cikampek. Sebagai upaya menjaga keamanan, keselamatan, kelancaran, dan kenyamanan masyarakat yang akan melaksanakan mudik," ucap Eddy kepada wartawan, Minggu (24/4).
Eddy menyampaikan, sejumlah ruas di Tol Cikampek sudah disiapkan untuk pemberlakuan uji coba ganjil genap pada waktu tertentu. Di antaranya pada Senin (25/4) pukul 11.00-13.00 WIB, uji coba ganjil genap dilakukan di KM 47 sampai Gerbang Tol Cikampek Utara KM 70.
"Kemudian pada Selasa (26/4), ganjil genap akan diterapkan di KM 47 sampai Gerbang Tol Palimanan KM 188 dari pukul 11.00-13.00 WIB. Lalu di hari Rabu (27/4) gage dimulai pukul 10.00-17.00 WIB di KM 47 sampai Gerbang Tol Kalikangkung KM 414," jelasnya.
Lanjutnya, jika dalam pelaksanaan uji coba ganjil genap ini tidak berjalan efektif. Maka, kepolisian akan mengeluarkan diskresi sistem
contra flow hingga
one way atau sistem satu arah.
"Dan apabila masih terjadi kepadatan melebihi batas maksimal, maka kami akan terapkan sistem one way," ungkap Eddy.
Eddy mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan aktivitas mudik untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas dan arahan petugas di lapangan. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk selalu memantau informasi mengenai arus mudik.
"Kepada masyarakat yang hendak mudik, mohon betul-betul cek kesiapan fisik maupun kendaraan anda, juga mengupdate informasi mengenai mudik. Besar harapan kami mudik tahun ini dapat berjalan lancar dan optimal," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: