Sembilan Calon Presiden 2024
Sembilan Calon Presiden 2024
Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Harga Migor Makin Melangit, Ekonom Sarankan Pemerintah Berlakukan Lagi HET

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-satryo-1'>AHMAD SATRYO</a>
LAPORAN: AHMAD SATRYO
  • Jumat, 15 April 2022, 22:51 WIB
Harga Migor Makin Melangit, Ekonom Sarankan Pemerintah Berlakukan Lagi HET
Masyarakat mengante membeli minyak goreng/Net
rmol news logo Harga minyak goreng (migor) kemasan dipasar hingga hari ini terus mengalami kenaikan. Per hari ini, per 2 liter mingor rerata mencapai Rp 51 ribu di Pulau Jawa.

Menurut Direktur Center of Economic and Law Studie (Celios), Bhima Yudhistira, harga yang berlaku di pasar saat ini memperjelas posisi pemerintah yang tak berdaya menghadapi para pengusaha.  

"Kenaikan harga sebenarnya efek dari dilepasnya minyak goreng kemasan ke mekanisme pasar, di saat momentum ramadhan," ujar Bhima kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (15/4).

Bhima melihat, kebijakan pemerintah saat ini tak lagi memiliki taji. Pasalnya, dicabutnya pemberlakuan harga eceran tertinggi (HET) membuat pengaturan pasar menjadi tak stabil.

"Ini kebijakan yang fatal mencabut HET kemarin. Sementara minyak goreng curah yang diberlakukan Rp 14.000 harganya bukan jawaban, bahkan banyak produsen dan distributor yang tidak patuh," tuturnya.

Berdasarkan catatan Bhima, harga migor curah di lapangan saat ini sudah mencapai 23.650 per liter, sedangkan di luar Pulau Jawa seperti di Sulawesi Selatan sudah mencapai Rp 41.000 per liter.

"Solusinya kembalikan ke mekanisme HET lagi, dan tegakkan peraturan termasuk cabut izin usaha produsen yang tidak mau kerjasama dengan pemerintah," demikian Bhima. rmol news logo article

EDITOR: IDHAM ANHARI

ARTIKEL LAINNYA