BEM Nusantara Minta Menteri Kesehatan Tegur IDI yang Sudah Pecat Dokter Terawan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/faisal-aristama-1'>FAISAL ARISTAMA</a>
LAPORAN: FAISAL ARISTAMA
  • Jumat, 01 April 2022, 21:01 WIB
BEM Nusantara Minta Menteri Kesehatan Tegur IDI yang Sudah Pecat Dokter Terawan
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Bali-Nusa Tenggara tuntut Kementerian Kesehatan menyikapi polemik pemecatan Terawan Agus Putranto dari Ikatan Dokter Indonesia/Net
rmol news logo Kementerian Kesehatan RI dituntut segera memberi teguran kepada Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang telah memecat Terawan Agus Putranto dari keanggotaan.

Menurut Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara, Dokter Terawan sudah banyak berjasa bagi dunia kesehatan.

Koordinator Bali-Nusa Tenggara BEM Nusantara, Ainun Samidah mengamini, mantan Menteri Kesehatan RI itu telah diberhentikan sementara dari MKEK IDI terkait praktik 'cuci otak'.

Namun praktik tersebut telah nyata menyembuhkan pasien, termasuk para pejabat negara hingga menteri.

"Tentu ini harus dipertimbangkan kembali oleh PB IDI," kata Ainun, Jumat (1/4).

Ainun juga mempertanyakan sikap MKEK IDI yang memecat Dokter Terawan karena alasan aktif promosi Vaksin Nusantara. Menurutnya, itu seperti menghalangi terobosan di dunia kedokteran Tanah Air yang tengah diupayakan Dokter Terawan.

"Seharusnya PB IDI membantu Dokter Terawan menuntaskan uji coba vaksin hingga tahap akhir, bukan malah menghalang-halangi penelitian dan uji coba Vaksin Nusantara," lanjutnya.

Bagi BEM Nusantara, Dokter Terawan sudah dikategorikan sebagai aset bangsa yang terobosannya perlu didukung.

"Jangan sampai karya putra bangsa tidak dihargai di negara sendiri. Negara justtu mabuk akan hasil karya negara asing yang belum tentu cocok dengan kita," demikian Ainun. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA