Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Di Pelabuhan Benoa, Kapolri Minta Masuknya PPLN Diperketat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/idham-anhari-1'>IDHAM ANHARI</a>
LAPORAN: IDHAM ANHARI
  • Sabtu, 15 Januari 2022, 23:58 WIB
Di Pelabuhan Benoa, Kapolri Minta Masuknya PPLN Diperketat
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat meninjau pelabuhan Benoa, Bali/Ist
rmol news logo Forkopimda Bali diharapkan terus melakukan penguatan dan pengetatan protokol kesehatan di Pelabuhan Benoa, juga memperhatikan seluruh tahapan karantina terhadap Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN).

Demikian arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat melakukan tinjauan di Pelabuhan Benoa, Bali, Sabtu (15/1).

Kapolri meminta agar PPLN, baik itu Anak Buah Kapal (ABK) usai bekerja di luar negeri, maupun wisatawan asing, yang masuk ke Indonesia melalui pelabuhan betul-betul diperhatikan, semata untuk mencegah varian baru Covid-19 Omicron.

"Baru saja kita melaksanakan pengecekan secara langsung untuk mengetahui bagaimana alur, masuknya ABK. Dan juga ada beberapa wisatawan yang menggunakan Yacht yang masuk lewat Pelabuhan Benoa. Jadi dari proses masuknya kita ingin mengetahui bagaimana proses pemeriksaan khususnya terkait dengan masalah prokes. Karena memang kita harus betul-betul ketat dalam pengawasan titik-titik yang digunakan untuk pintu masuk PPLN," kata Sigit.

Dari hasil pemaparan petugas setempat kepadanya, setiap PPLN yang masuk ke Pelabuhan Benoa akan dilakukan tes swab antigen ke ABK dan wisatawan asing di atas kapal sebelum dilanjutkan ke proses karantina. Demi memperkuat pengawasan, Sigit juga mengimbau untuk para PPLN tersebut mengunduh aplikasi Aplikasi Monitoring Karantina Presisi.

Pada proses selanjutnya, Sigit mengungkapkan, para PPLN juga akan dilakukan Swab RT-PCR dan pemeriksaan kesehatan di ruang khusus yang disiapkan. Setelah itu, para PPLN akan di bawa ke Rumah Sakit (RS) rujukan ataupun tempat karantina yang telah disiapkan pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali.

"Kemudian tadi ada beberapa penyesuaian kita minta untuk pada saat sebelum turun kemudian mengunduh aplikasi Karantina Monitoring Presisi. Demikian juga bagi wisatawan ataupun ABK yang sudah laksanakan Swab PCR. Selanjutnya dibawa ke tempat karantina yang sudah dipersiapkan oleh Bapak Gubernur," ujar mantan Kapolda Banten itu.

Dari tinjauannya secara langsung, Sigit mengakui proses penegakan prokes hingga karantina sudah berjalan dengan baik. Walaupun, kata Sigit, tetap harus ada penyesuaian dan penyempurnaan lagi kedepannya.

"Saya kira beberapa hal itu yang tentunya kedepan akan terus kita perbaiki dan kita sempurnakan," ucap mantan Kabareskrim Polri tersebut.rmol news logo article
EDITOR: IDHAM ANHARI

ARTIKEL LAINNYA