Farah.ID
Farah.ID

BLK Komunitas Ikhtiar Kemenaker Pulihkan Sektor Ketenagakerjaan

LAPORAN: DIKI TRIANTO
  • Selasa, 08 Juni 2021, 14:37 WIB
BLK Komunitas Ikhtiar Kemenaker Pulihkan Sektor Ketenagakerjaan
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah bersama Wakil Presiden Maruf Amin dan sejumlah pejabat Rembuk Nasional Vokasi dan Kewirausahaan & Peresmian BLK Komunitas (BLKK)/Ist
Sektor ketenagakerjaan menjadi salah satu fokus yang terus dipulihkan pemerintah. Salah satu yang sedang dilakukan adalah dengan kompetensi calon tenaga kerja dan perluasan kesempatan kerja.

Demikian disampaikan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah dalam Rembuk Nasional Vokasi dan Kewirausahaan & Peresmian BLK Komunitas (BLKK) di Pondok Pesantren Cipasung, Tasikmalaya, Selasa (8/6).

“Dalam konteks inilah kehadiran Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas menjadi sangat strategis," kata Menaker Ida.

Pembangunan BLK Komunitas merupakan salah satu program terobosan pemerintah untuk memperluas akses pelatihan vokasi bagi masyarakat, khususnya di kalangan komunitas lembaga keagamaan, lembaga pendidikan agama, dan serikat pekerja.

ungkap Menaker di hadapan Wakil Presiden RI K. H Ma’ruf Amin, Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar, dan para tamu undangan serta para pengelola BLK K se Indonesia, yang hadir secara luring dan daring.

Urgensi BLK Komunitas sekaligus sebagai tekad Kemenaker dalam mendekatkan sarana dan prasarana pelatihan masyarakat di tingkat basis. Dengan pembangunan BLK Komunitas ini, kata Ida, pemerintah bertekad menjangkau segala sudut yang belum terjangkau oleh lembaga pelatihan, baik lembaga pelatihan pemerintah maupun lembaga pelatihan swasta.

“BLK Komunitas ini memberikan bekal keahlian vokasi sesuai kebutuhan pasar kerja dan keterampilan berwirausaha bagi para santri atau komunitas dan masyarakat sekitarnya,” imbuhnya.

Pada tahun 2020, Kemenaker telah membangun sebanyak 1.014 BLK Komunitas. Sehingga sejak tahun 2017 hingga saat ini, jumlah BLK Komunitas yang telah berdiri adalah sebanyak 2.127 dan tersebar di lembaga keagamaan seperti pondok pesantren, seminari, damaseka, pasraman, dan komunitas serikat pekerja/serikat buruh yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Dengan asumsi 2 paket pelatihan per tahun untuk setiap BLK Komunitas, Kemnaker bisa menambah kapasitas latih sebanyak kurang lebih 68 ribu pencari kerja per tahun.

“Hal ini sejalan dalam upaya implementasi dari kebijakan Bapak Wakil Presiden untuk menjadikan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai program prioritas pembangunan pertama dari 5 (lima) program prioritas yang telah ditetapkan,” tandas Ida dalam acara yang juga dihadiri Wakil Presiden Maruf Amin dan Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar serta para tamu undangan.
EDITOR: DIKI TRIANTO

ARTIKEL LAINNYA