Rabu Kapolri Baru

Ilustrasi/Net

Teka-teki calon Kapolri penerus Jenderal Idham Azis mulau terang. Usai Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyerahkan nama-nama calon rekomendasi, kini tinggal Presiden Joko Widodo (Jokowi) memilih salah satunya.

Kompolnas menyodorkan lima nama. Mereka adalah Gatot Edy Pramono, Boy Rafly Amar, Listyo Sigit Prabowo, Arief Sulistyanto dan Agus Andrianto. Semuanya jenderal bintang tiga.

Tak pelak, elit politik dan publik mulai berspekulasi siapa yang akan dipilih Presiden. Jabatan Kapolri sangat prestisius. Punya power besar, dan menyangkut hajat hidup orang banyak.

Hampir semua kalangan memiliki harapannya masing-masing kepada Kapolri penerus Jenderal Idham. Pengusaha, politikus, jelata, semua menanti-nanti siapa dari kelima nama itu yang akan memikat hati Presiden.

Dari kelima nama tersebut ada tiga orang yang paling santer dikabarkan akan dipilih. Gatot Eddy, Listyo Sigit dan Boy Rafli. Namun hanya nama Listyo Sigit yang 'kencang' sekali pemberitaannya.

Bahkan sudah ada pihak yang terang-terangan mengatakan Jokowi sudah memilih Listyo Sigit. Calon tunggal. Tinggal diumumkan saja agar bisa diproses oleh DPR RI, lewat fit and proper test.

Andai benar Listyo dipilih sebagai TB1, mungki Rabu 13 Januari 2021 nanti diumumkan. Presiden seperti punya pandangan spesial dengan hari Rabu. Sering kali Jokowi memilih hari Rabu untuk mengumumkan sesuatu ke khalayak, jadi bukan hal baru jika Rabu akan dipilih sebagai hari diumumkannya nama Kapolri baru.

Kalau sudah begitu, mari kita semua terima pilihan Presiden yang disetujui DPR. Pasalnya jabatan Kapolri memang hak mutlak seorang Presiden.

Meski demikian, kalau memang Listyo terpilih semoga kasus pelanggaran HAM dalam tewasnya anggota Laskar FPI tidak ditelan bumi, jalan terus, transparan. Seperti ketika Listyo menggarap kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan atau kasus penghapusan red notice Djoko Tjandra yang melibatkan oknum jenderal polisi.

Agar ada kepastian hukum, dan membuat publik lega bahwa aparat kepolisian bukan berarti kebal hukum, yang bersalah diproses, dinyatakan salah, dan menerima hukuman.

Jabatan Kapolri harusnya membuat Listyo makin leluasa membongkar tindak-tanduk anak buahnya yang bermasalah, jangan justru dilindungi.

Kalaupun nanti Rabu hasilnya lain, semoga saja pilihan Presiden tetap insan kepolisian terbaik, bisa bekerja untuk bangsa dan negara dengan profesional dan seadil-adilnya.
EDITOR: AZAIRUS ADLU

Kolom Komentar


Video

Puting Beliung Gegerkan Wonogiri!

Rabu, 20 Januari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Membaca Bencana Lewat Politik

Kamis, 21 Januari 2021
Video

Bincang Sehat • Vaksin Covid-19 Pada Lansia

Jumat, 22 Januari 2021

Artikel Lainnya

Menunggu Gigitan Jokowi Selanjutnya Pada Korupsi Bansos
Suluh

Menunggu Gigitan Jokowi Sela..

22 Januari 2021 11:40
Waktunya Risma Bersinar
Suluh

Waktunya Risma Bersinar

21 Januari 2021 22:22
Aku Luwe Dan Jam Tayang Corona
Suluh

Aku Luwe Dan Jam Tayang Coro..

20 Januari 2021 21:12
Gibran Bidik Jateng 1, Adik Ipar Berpeluang Maju Di Pilgub Sumut?
Suluh

Gibran Bidik Jateng 1, Adik ..

19 Januari 2021 11:23
Banjir Kalsel Ulah Manusia, Bukan Cobaan Dari Tuhan
Suluh

Banjir Kalsel Ulah Manusia, ..

18 Januari 2021 19:57
Apakah Jokowi Merasa Sudah Bisa Memegang Golkar?
Suluh

Apakah Jokowi Merasa Sudah B..

18 Januari 2021 09:58
Di Jakarta Ada Anies, Yang Paling Memungkinkan Gibran Bertarung Di Jawa Tengah
Suluh

Di Jakarta Ada Anies, Yang P..

15 Januari 2021 14:30
PDIP Pun Bertanya Pembisik Jokowi Siapa
Suluh

PDIP Pun Bertanya Pembisik J..

14 Januari 2021 00:56