Kepolisian Negara Republik Indonesia
HEAD POLRI

Alasan Polri Periksa Kembali Eks Danjen Kopassus Soenarko

Mantan Danjen Kopassus, Mayjen TNI (Purn) Soenarko /Net

Pihak kepolisian memiliki alasan khusus dalam melakukan pemeriksaan kembali terhadap mantan Danjen Kopassus, Mayjen TNI (Purn) Soenarko dalam kasus kepemilikan senjata api ilegal.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Awi Setiyono menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan untuk memberikan kepastian hukum kepada Soenarko sebagai seorang tersangka.

”(Pemanggilan Soenarko) untuk kepastian hukum," ucapnya kepada wartawan, Sabtu malam (17/10).

Dia mengurai bahwa pemanggilan dilakukan karena ada sejumlah materi yang perlu ditanyakan lagi ke Soenarko.

"Tinggal pemeriksaan tersangka yang belum tuntas, makanya dipanggil kembali yang bersangkutan," katanya.

Soenarko sempat ditangkap tim gabungan Mabes Polri dan POM TNI pada 21 Mei 2019 dan kemudian ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata api ilegal.

Dia sempat mendekam di Rutan POM Guntur, Jakarta. Namun demikian, penahanannya lalu ditangguhkan. Polri mengabulkan penangguhan itu karena Soenarko dinilai kooperatif.

Artikel Lainnya

Di Tengah Pandemi, Kapolri Instruksikan Operasi Zebra 2020 Kedepankan Edukasi

Di Tengah Pandemi, Kapolri Ins..

Kamis, 29 Oktober 2020
Bareskrim Temukan Fakta Baru Terkait Kebakaran Gedung Kejagung

Bareskrim Temukan Fakta Baru T..

Rabu, 28 Oktober 2020
Resmikan Forum LLAJ Center Tulungagung, Irjen Istiono Apresiasi Inovasi Pengembangan Program TAR

Resmikan Forum LLAJ Center Tul..

Rabu, 28 Oktober 2020
Dianggap Koperatif, Bareskrim Tidak Menahan Tersangka Kebakaran Kejagung

Dianggap Koperatif, Bareskrim ..

Rabu, 28 Oktober 2020
Rusak Dan Bakar Kursi Di Depan Rumahnya, Seorang Pemuda Diamankan Polisi

Rusak Dan Bakar Kursi Di Depan..

Rabu, 28 Oktober 2020
Momentum Sumpah Pemuda, Kapolri Ajak Semua Pihak Bersatu Lawan Covid-19

Momentum Sumpah Pemuda, Kapolr..

Rabu, 28 Oktober 2020
Polisi Ingatkan Pendemo: Awas Penyusup!

Polisi Ingatkan Pendemo: Awas ..

Rabu, 28 Oktober 2020
Amankan Aksi, 12 Ribu Personel Diturunkan Jaga Istana Hingga Pasar Dan Mal

Amankan Aksi, 12 Ribu Personel..

Rabu, 28 Oktober 2020
Kepolisian Negara Republik Indonesia