Mayoritas tanggapan dalam bentuk
emotikon acungan jempol dan/atau sembah sujud. Namun ada pula dalam bentuk kalimat pujian semisal "Analoginya membumi!" dari Manajer MURI, Jusuf Ngadri yang kebetulan perokok maka bangga bahwa perokok dijadikan suri teladan bagi politisi.
Tokoh pendukung pengembangan kebudayaan, Giok Hartono memberikan tanggapan singkat dan tajam "Tulisan lucu dan tepat."
Sementara tokoh pembela HAM, Nursyahbani Katjasungkana visioner mengarahkan "Ya betul. Tapi yang penting kita pikirkan adalah setelah 17 April, siapapun yang terpilih, polarisasi yang terjadi mesti ditangani secara sistematik untuk kembali ke Pancasila khususnya sila persatuan Indonesia dan perwujudannya dalam kehidupan kenegaraan, kebangsaan, dan kemasyarakatan."
Arah Lain Namun tanggapan dari arah lain disajikan oleh tokoh pengusaha otomotif yang sukses memperkenalkan mobil Alphard ke Indonesia, Frans Eka Prima Putra dengan komentar "Pilihan sama berantem juga!" yang bahkan dilengkapi fakta tak terbantahkan dalam bentuk
meme adegan dua gadis cantik sedang sengit berantem akibat punya pilihan lelaki yang sama sebagai pacar!
Penulis adalah pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan yang prihatin manusia gemar berantem