Menaker: Koperasi Soko Guru Ekonomi Pekerja

Sabtu, 09 Maret 2019, 21:14 WIB
Menaker: Koperasi Soko Guru Ekonomi Pekerja
Menaker M Hanif Dhakiri/Dok
rmol news logo . Pemerintah terus mendorong Koperasi agar benar-benar bisa menjadi soko guru perekonomian para pekerja sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan para pekerja.

Demikian disampaikan Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri dalam acara Tour Akbar Koperasi Karyawan (Kopkar) PT Muara Tunggal (kabupaten Sukabumi) di Jakarta Utara, Minggu (9/3).

"Ke depan, pemerintah terus dorong agar koperasi ini bisa berkembang baik  melalui aktivitas simpan pinjam dan  mengelola kebutuhan  pokok pekerja, " ujar Hanif.

Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan saat ini jumlah koperasi pekerja di seluruh Indonesia terdapat 4.441 unit, dengan total  jumlah anggota sebanyak 362.949 pekerja/buruh. Terdiri dari 302.160 anggota pekerja laki-laki dan 60.789 perempuan.

"Saya bayangkan misalnya di satu pabrik isinya 10 ribu pekerjanya belanja di koperasinya.  Untungnya dari kita untuk kita sehingga manfaatnya pasti untuk masyarakat, " ujar Hanif didampingi Dirjen PHI Jamsos Haiyani Rumondang, Direktur Persyaratan Kerja Siti Junaedah dan  Direktur Kelembagaan dan Kerja sama Hubungan Industrial (KKHI) Aswansyah.

Hanif Dhakiri menyambut positif  Kopkar PT Muara Tunggal yang dapat memenuhi kebutuhan simpan pinjam dan konsumsi bulanan secara rutin bagi 3500 karyawannya.

"Kopkar ini bisa menjadi salah satu contoh ke depan agar pekerja di berbagai perusahaan dan pabrik bisa bersama-sama berkoperasi untuk membantu meningkatkan kesejahteraan karyawan, " katanya.

Hanif Dhakiri menambahkan tour akbar sebagai salah satu ekspresi sekaligus bentuk perwujudan dari pentingnya koperasi di kalangan pekerja.

"Di Ancol, pekerja bisa berefresing, keluar dari rutinitas pabrik,  menikmati hal-hal baru sekaligus menghabiskan waktu bersama keluarga. Ini suatu perkembangan menarik. Koperasinya bisa tumbuh dengan baik, " katanya.

Tour Akbar dihadiri pula Kadiskop UKM Jabar Kusmana Hartaji, Ketua Kopkar PT Muara Tunggal Sudarno Rais dan 5.030 karyawan dan keluarga PT Muara Tunggal.

Sedangkan Kadiskop UKM Jabar Kusmana Hartaji mengatakan koperasi merupakan solusi bagi peningkatan ekonomi karyawan atau pekerja.  Termasuk ketika pekerja membutuhkan pembiayaan, bisa memanfaatkan koperasi karyawannya.

"Jangan sampai terkena dampak rentenir ya. Banyak yang macet. Pinjamnya Rp 500 ribu diteleponnya berkali-kali. Mendingan pinjam di koperasi saja " katanya. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA