Wapres: MRT Jakarta Terlambat, Mestinya Di Tahun 1990-an

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Rabu, 20 Februari 2019, 13:42 WIB
Wapres: MRT Jakarta Terlambat, Mestinya Di Tahun 1990-an
Wapres Jusuf Kalla, Menhub Budi Karya Sumadi, dan Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan/RMOL
rmol news logo Wakil Presiden Jusuf Kalla mengkritik pembangunan transportasi Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta.

Menurut JK, MRT terlambat dibangun untuk kota berpenduduk padat seperti Jakarta.

"Membangunnya sebenarnya awal tahun 1990an dibicarakan ini. Jadi kita apresiasi bahwa ini bisa dibangun sekarang," ujar JK di stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu (20/2).

MRT Jakarta menempuh jarak 16 km dan baru menjangkau wilayah Jakarta bagian selatan hingga ke pusat.

JK menilai kehadiran MRT Jakarta bisa mengurai kemacetan jalanan ibukota. Apalagi bisa terintegrasi dengan transportasi lain.

"Ini tapi jangan lupa ini baru 16 km kita butuh minimun 200km baru semua warga Jakarta dapat terjamin sistem transportasinya," tutup JK.

JK sempat menjajal MRT mulai dari stasiun Bundaran HI hingga stasiun akhir di Lebak Bulus, Jaksel. JK tampak didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Direktur MRT Jakarta William Syah bandar.

Hadir juga Duta Besar Jepang untuk Indonesia Masafumi Ishii beserta jajarannya. [wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA