TTI Percepat Distribusi Pangan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Jumat, 18 Mei 2018, 17:59 WIB
TTI Percepat Distribusi Pangan
Foto: RMOL
rmol news logo Keberadaan Toko Tani Indonesia (TTI) percepat distribusi pangan dari produsen ke konsumen.

Demikian dikatakan oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian, Agung Hendriadi, Jumat (18/5).

"Melalui TTI dan TTIC, masyarakat dapat membeli bahan pangan berlualitas dan harganya lebih murah dibanding dipasar lainnya," ujarnya.

Kata Agung, sejak tahun 2016 Kementan telah mengembangkan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM) melalui TTI.

Jumlahnya pun kian meningkat, tercatat hingga 2018 terdapat 1.156 Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan 3.000 TTI tersebar di 22 provinsi di Tanah Air.

Keberadaan TTI ini disebut sebagai cara ampuh memperpendek rantai distribusi pangan yang selama ini menjadi salah satu faktor mahalnya kebutuhan pokok.

"Kenapa berkualitas dan lebih murah? karena produknya fresh dari petani, dan kita sudah potong mata rantai distribusinya," tambah Agung.

Di Jakarta sendiri, BKP Kementan juga menjalin kerja sama dengan PD Pasar Jaya. Dimana 235 titik pasar menjadi target penyeberana bahan pokok murah yang dikelola oleh Kementan.

"Insya Allah, sampai akhir idul fitri 2018 nanti, kondisi tahun 2017 akan terjadi lagi, yaitu kondisi stok dan harga pangan pada saat itu stabil dan tidak ada gejolak," demikian Agung. [sam]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA