Menghadapi hal yang demikian, OSO sapaan pria yang juga menjabat ketua DPD RI itu dengan tegas mengatakan agar kita cerdas mensiasatinya.
"Supaya kita tak tergilas siklus itu," ungkapnya saat memberi Sosialisasi Empat Pilar MPR kepada ratusan anggota Perhimpunan Hakka Indonesia Sejahtera, di Sanur, Bali, Kamis (16/11).
OSO berharap agar kita memegang dan mengamalkan Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. "Empat Pilar MPR itu sudah final," paparnya.
Sebagai pegangan hidup berbangsa, OSO juga menekankan agar anggota Hakka ikut mengamalkan dan melaksanakan keempat hal itu.
Dirinya percaya bahwa anggota Hakka mau melaksanakan Empat Pilar sebab diakui pengurus dan anggota Hakka menghayati betul nasionalisme Indonesia.
"Anggota Hakka berkomitmen memegang Sumpah Pemuda. "Mereka akan mengubah hymne dari bahasa Tionghoa ke bahasa Indonesia," tambahnya.
Dikatakan, sebagai warga Indonesia, anggota Hakka mempunyai hak dan kewajiban yang sama. "Kita harus menjadi orang Indonesia yang benar dan bermartabat," paparnya.
Dalam sambutan, Ketua Hakka Sugeng Prananto, mengucapkan terima kasih kepada OSO yang telah hadir dalam acara itu. Diungkapkan Hakka akan melaksanakan apa yang disampaikan OSO yakni cinta tanah air Indonesia dan menjunjung Pancasila.
"Kita siap melaksanakan Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika," ujar Sugeng Prananto.
[rus]
BERITA TERKAIT: