Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid sangat bersyukur karena sejauh ini tidak ada peristiwa menyeramkan yang dilaporkan terkait Idul Fitri 1438 H ini.
"Alhamdulillah, tradisi mudik tahun ini kita tidak lagi mendengar hal-hal yang menyeramkan seperti tahun lalu peristiwa macet yang demikian sangat parah yang sampai menimbulkan korban jiwa yang dikenal dengan tragedi Brexit. Mudah-mudahan hal baik ini terus dijaga dan ditingkatkan lagi hingga menjadi nol bencana,†katanya di Jakarta, Selasa (27/6).
Anggota Komisi II DPR RI ini juga menyorot soal tradisi pulang kampung atau mudik serta halal bihalal dan hikmah di balik tradisi tersebut. Kata dia, kekuatan silaturahmi sangatlah besar dan berdampak positif.
"Dengan semangat silaturahmi tersebut, kebersamaan dan persatuan serta kegembiraan bersama diharap tidak hanya saat bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri saja, namun semangat tersebut bisa teraktualisasi pada kehidupan sebelas bulan setelahnya," jelas Hidayat.
Dalam kacamata Politisi PKS ini, silaturrahmi bisa menjadi kekuatan pemersatu bangsa. Segala permasalahan bangsa terutama terkait dengan perbedaan antar rakyat yang berdampak pada keutuhan NKRI bisa dicarikan solusinya dengan bersilaturahmi.
"Contoh yang paling hangat adalah pertemuan silaturahmi antara para Pimpinan GNPF-MUI dengan Presiden RI Joko Widodo. Pertemuan itu bisa sebagai sinyal bersama untuk kembali sepakat mengokohkan kita sebagai umat dan sesama bangsa Indonesia,†ungkapnya.
Namun, lanjutnya, bangsa ini harus menjaga dan waspada jangan sampai pertemuan tersebut menjadi ajang politisasi sempit, digoreng-goreng oleh pihak-pihak tertentu hingga menjadi fitnah baru yang akan semakin memecah belah sesama umat dan elemen bangsa.
"Pada akhirmya saya harapkan pertemuan tersebut ke depan akan menghasilkan satu solusi yang konkrit terkait masalah SARA pasca Pilkada, kasus Habib Rizieq, dan soal kasus makar. Pertemuan tersebut sangat penting untuk dilanjutkan dalam skala yang lebih luas. Intinya, semangat silaturahmi dan halal bihalal adalah semangat yang sangat baik untk menegaskan kembali bahwa kita adalah sebagai satu bangsa dan negara serta satu komitmen untuk NKRI,†tandasnya.
[sam]
BERITA TERKAIT: