Di makam itu, Puspayoga melakukan tabur bunga didampingi Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia, Nurdin Halid. Turut hadir Ketua Dekopin wilayah DKI Jakarta. Adapun puncak acara akan dilaksanakan di Jambi, 21 Juli 2016 mendatang. Presiden Joko Widodo direncanakan hadir dalam acara itu.
Puspayoga menjelaskan, berdasarkan UUD 1945, pasal 33, bangunan badan usaha ekonomi yang paling tepat di Indonesia adalah koperasi. Koperasi menunjukkan jati diri rakyat Indonesia yang memiliki prinsip gotong royong dan kebersamaan.
Itu sebabnya, kata Puspayoga lagi, pemerintah menunjukkan perhatian serius untuk membenahi koperasi di Indonesia melalui Reformasi Koperasi, yakni Rehabilitasi, Reorientasi dan Pengembangan.
"Melalui reformasi Koperasi, kami menekankan pada kualitas koperasi, bukan lagi jumlah atau banyaknya koperasi. Koperasi harus modern, berbasis IT dan melakukan pengembangan-pengembangan usaha," jelasnya.
Dia menambahkan, reformasi koperasi merupakan bagian dari usaha pemerintah membangun ekonomi kerakyatan. Karena dengan membangun koperasi pada akhirnya adalah mendorong pengembangan UKM.
"Koperasi yang tidak mengikuti aturan, pasti dibubarkan dan tidak masuk dalam database pemerintah," demikian Puspayoga.
[sam]
BERITA TERKAIT: