Jubir Kemenpora: Agum Gumelar, Jangan Pelintir Perintah Presiden!

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Kamis, 25 Februari 2016, 11:59 WIB
Jubir Kemenpora: Agum Gumelar, Jangan Pelintir Perintah Presiden<i>!</i>
agum gumelar/net
rmol news logo Kementerian Pemuda dan Olahraga geram dengan Ketua Tim Adhoc PSSI Agum Gumelar yang menyatakan pembekuan PSSI segera akan dicabut.

Jurubicara Kemenpora Gatot Dewabroto menegaskan Agum memelitir perintah Presiden Jokowi. Yang benar adalah Presiden memerintahkan Menteri Pemuda dan Olahraga untuk mengkaji rencana pencabutan pembekuan tersebut, dan hasil kajian akan diserahkan kepada Presiden dalam satu-dua hari setelah pertemuan.

"Janganlah memelintir hasil pertemuan dengan Presiden," kata Gatot merujuk pertemuan Presiden Jokowi, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menpora Imam Nahrawi, serta Ketua Komite Ad Hoc Reformasi PSSI Agum Gumelar di Istana Merdeka, Rabu sore, 24 Februari 2016.

Ditegaskan Gatot, pihaknya masih mengkaji 7 opsi dan akan menyampaikannya kepada Presiden. Semuanya bersyarat dan bertahap.

"Kami harap semua bersabar. Reformasi sepakbola ini memerlukan kesabaran agar berhasil," ujarnya.

Gatot menegaskan bahwa muara dari semua reformasi ini adalah good governance dan prestasi internasional.

"Bapak Presiden sudah menekankan bahwa prestasi menjadi bagian yang tak terpisahkan," kata Gatot.

Sebelumnya Agum mengatakan pembekuan PSSI akan segera dicabut. Dia menyampaikan hal itu usai pertemuan bersama presiden, wapres dan menpora.

"Kabar baik, PSSI akan diaktifkan kembali," kata Agum di Kompleks Istana Kepresidenan. Agum menuturkan unsur pemerintah akan masuk dalam tim Ad Hoc. Sementara itu kongres luar biasa PSSI harus dilakukan sesuai statuta FIFA.

"Kalaupun mau kongres luar biasa, harus melalui jalur statuta," ucapnya.


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA