18 Polisi Tewas Dan 74 Luka-luka Sepanjang 2015

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Minggu, 27 Desember 2015, 07:32 WIB
18 Polisi Tewas Dan 74 Luka-luka Sepanjang 2015
foto: net
rmol news logo . Indonesia Police Watch (IPW) mencatat sepanjang tahun 2015 jumlah polisi tewas di seluruh Indonesia sebanyak 18 orang dan 74 luka-luka.

"Para polisi itu merupakan korban pengeroyokan, ditembak begal, ditabrak, ditusuk, bentrokan sesama polisi, bentrok dengan TNI, korban bunuh diri, dan lain-lain," kata Presidium IPW Neta S Pane, Minggu (27/12).

Jumlah polisi yang tewas ini menurun jika dibanding tahun sebelumnya. Tahun 2014 jumlah polisi tewas mencapai 41 orang dan luka 42. Tahun 2013 ada 27 polisi tewas dan 72 luka. Tahun 2012 ada 29 polisi tewas dan 14 luka. Tahun 2011 ada 20 polisi tewas.

"Di tahun 2014, polisi tewas akibat ditembak pelaku kriminal atau ditembak sesama polisi menduduki ranking tertinggi sebagai penyebab kematian polisi. Tapi di tahun 2015 angka penyebab kematian terbesar polisi adalah akibat bunuh diri sebanyak 7 orang, ditembak 4 orang, kecelakaan 3 orang, ditikam 1 orang, dan lain-lain 3 orang," terang Neta.

Neta menambahkan, yang menonjol di 2015 adalah anggota polisi dikeroyok massa maupun dikeroyok sesama polisi dan TNI. Jumlah polisi yang luka-luka dikeroyok mencapai 25 orang. Selain itu ada polisi luka-luka akibat bentrok dengan demonstran dan suporter sepakbola. Sedangkan polisi yang ditembak begal ada 3 orang dan ditusuk begal ada 2 polisi. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA