"
Innalillahi wa innalillahi rooji'un: turut berduka cita sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhum KH. Slamet Effendy Yusuf, Wakil Ketua Umum PBNU sekaligus Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat," pesan yang tersebar yang diterima redaksi sesaat lalu, Kamis (3/12).
Wakil Ketua Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum PBNU, Rofiqul Umam Ahmad sebelumnya menjelaskan, Kiai Slamet menghembuskan nafas terakhir di Bandung saat sedang mengikuti acara Lembaga Pengkajian MPR RI. Kiai Slamet adalah anggota Lembaga Pengkajian MPR.
"Semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT, diampuni seluruh kekhikafannya dan diterima seluruh amal ibadahnya.
Amin ya Robal alamin. Allahumaghfirlahu warhamhu wa'afihi wa'fuanhum. Ilaa arwahi, lahumul faatihah," tulias pesan itu.
Hingga saat ini belum diketahui apa penyebab wafatnya KH. Slamet Effendy Yusuf.
Armarhum disemayamkan di rumah duka, Perumahan Citra Gran Castle Garden Blok H-5, No 18 Cibubur, Jakarta pada hari ini (Kamis, 3/12) pukul 06.00 hingga 12.00 WIB. Selanjutnya jenazah akan dimakamkan di kampung halaman almarhum, Purwokerto.
KH. Slamet Effendy Yusuf lahir di Purwokerto, Jawa Tengah pada 12 Januari 1948. Ia pernah menjabat Ketua MPR-RI periode 1988-1993 dan anggota DPR-RI periode 1992-2009 dari Partai Golkar. Ia juga sempat menjabat Ketua PBNU periode 2010-2015 dan Ketua MUI pada periode 2009-2014.
[rus]
BERITA TERKAIT: