Demikian disampaikan Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Demokrat, Erma Suryani Ranik di Jakarta, Rabu (18/11).
Jelas Erma, sebelum dilakukan
fit and proper test, delapan capim KPK akan terlebih dahulu melakukan pembuatan makalah pada 19 November 2015.
Sejauh ini, lanjut Legislator Kalimantan Barat itu, Demokrat telah menelusuri rekam jejak delapan calon.
"Demokrat sejak sebelum reses sudah melakukan tracking dan meminta semua data dari teman-teman Pansel Capim KPK. Termasuk video ketika seleksi wawancara. Itu kita jadikan preferensi untuk mengidentifikasi para capim," ujar Erma.
Diketahui, Komisi III akan memilih 5 dari 10 capim KPK. Mereka adalah 8 capim yang baru lolos oleh Tim Seleksi Capik KPK, Saut Situmorang (BIN), Surya Tjandra (pengacara), Alexander Marwata (hakim Tipikor), Brigjen Basaria Panjaitan (Polri), Agus Raharjo (Kepala Lembaga Kebijakan Barang dan Jasa Pemerintah), Sujanarko (Direktur Pembinaan Jaringan Kerja Sama antar Komisi KPK), Johan Budi SP (Plt Pimpinan KPK), dan Laode M Syarif (akademisi Unhas). Serta dua yang sudah lolo sebelumnya, Busyro Muqqodas (mantan pimpinan KPK) dan Roby Arya Barata (mantan Kepala Bidang Hubungan Internasional Sekretariat Kabinet).
[rus]
BERITA TERKAIT: