"Banyak orang yang memprediksi Piala Presiden itu akan ketemu biru dengan biru (Persib Bandung vs Arema Malang), namun kita balikkan keadaan. Dan terbukti kita menang," kata Manajer Sriwajaya FC, Robert Heri, kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (12/10).
Dalam final mendatang, Sriwijaya FC akan berhadapan dengan Persib Bandung.
Robert puas dengan Piala Presiden 2015. Sebab pertandingan ini berjalan dengan fair, terbuka dan transparan. Lebih dai itu, pertandingan digelar secara profesional sehingga benar-benar berkualitas.
"Ini bisa menjadi contoh dan bisa menjadi ukuran yang jelas dalam mengukir prestasi di dunia olahraga," ungkap Robert, sambil mengatakan komunikasi dengan penyelanggara dan Ketua SC Maruarar Sirait berjalan sangat baik.
"Kalau koordinasi tak baik, pertandingan tidak akan berjalan bagus. Buktinya, pertandingan aman, fair dan profesional. Ini bukti Piala Presiden berjalan baik," sambung Robert.
Sementara itu, Ketua SC Piala Presiden Maruarar Sirait, selalu memastikan penyelanggaran ini berjalan sesuai dengan pesan Presiden Joko Widodo. Pesan Presiden itu adalah agar pertandingan bisa berjalan secara terbuka, transparan dan fair.
"Presiden Jokowi juga berpesan agar penyelenggaran ini diaduit secara profesional, dan yang tak kalah penting lagi adalah bisa menggerakkkan ekonomi. Setiap saya lihat pertandingan, ekonomi rakyat bergerak. Ini sangat bagus sekali," ungkap Maruarar.
Maruarar pun mengucapkan terimakasih kepada semua pihak, terutama kepada Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti. Dengan dukungan TNI dan Polri maka pertandingan di semua lapangan berjalan dengan lancar dan tertib.
"Para pendukung atau supporter juga harus kita apresiasi. Mereka berjiwa besar, siap menang dan siap kalah," demikian Maruarar.
[ysa]
BERITA TERKAIT: