
. Tentara Nasional Indonesia (TNI) diharapkan tetap jaya mempertahankan NKRI, Pancasila dan UUD 1945, yang merupakan konsitusi negara Indonesia.
"Bukan UUD 2001 yang liberal kapitalis, yang hanya menempatkan TNI sebagai obyek rezim penguasa apalagi menjadi state actor dalam
proxy war dan
asimetric war," kata politisi senior Rachmawati Soekarnoputri dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin, 5/10).
TNI, ungkap Rachmawati, yang juga Ketua Yayasan Pendidikan Soekarno, harus kembali menjadi subyek pertahanan dan keamanam rakyat semesta (Hankamrata), yang merupakan sebagai alat pertahanan keamanan rakyat semesta.
"Sebagai prajurit TNI harus bela negara, dan menjadi garda terdepan dana menyelamatkan NKRI dari ancaman
proxy war. Sekali lagi Dirgahayu ke-70 tahun TNI," demikian Rachmawati.
[ysa]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: