Dia juga mendukung langkah pemerintah mengevaluasi keberadaan lembaga nonstruktural (LNS), yang sebagian nantinya dilebur atau dihapuskan.
"Alasan untuk berhemat bisa diterima. Tapi harus diperhatikan beberapa hal juga," kata Syafuan Rozi seperti dikabarkan
JPNN, Minggu (30/8).
Beberapa hal itu merujuk pada pemilihan LNS yang harus dipertahankan dan dibubarkan. Untuk Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) misalnya. Menurut dia, keberadaan KNKT sangat penting untuk tetap ada dan berdiri sendiri.
"Karena, KNKT memiliki tugas penting yang berhubungan erat dengan keselamatan transportasi. Ini harus dipertahankan dan dipisahkan agar tidak ada keberpihakan," tegasnya.
Selain itu, pemerintah juga harus menaruh perhatian besar pada para pegawai bila instansi mereka dibubarkan atau dilebur dengan kementerian induk.
"Karena para pegawai lah yang akan merasakan dampak paling besar dari rencana tersebut," demikian Syafuan Rozi.
[rus]
BERITA TERKAIT: