Pimpinan DPR: Kita Lebih Sulit Hadapi Musuh dari Bangsa Sendiri

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Senin, 17 Agustus 2015, 12:03 WIB
RMOL. Bangsa Indonesia harus mengenang jasa para pahlawan yang telah berkorban demi mencapai kemerdekaan RI.

Demikian isi pidato Wakil Ketua DPR RI, Fadli zon yang bertindak sebagai Inspektur upacara HUT ke-70 Kemerdekaan RI, di Halaman Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (Senin, 17/8).

Waketum Partai Gerindra itu mengungkapkan bahwa upaya mempertahankan kemerdekaan tidaklah mudah, karena tantangan yang kini dihadapi bangsa hadir dalam bentuk yang berbeda dari masa kolinialisme.

"Kalau dulu kita berperang melawan kolonialisme, kini kita lebih sulit ketika menghadapi musuh dari dalam tubuh bangsa kita sendiri, yaitu mereka yang berpihak pada kepentingan luar atau penghianatan oleh para elit," kata Fadli.

Oleh karena itu, Fadli berpesan kepada seluruh peserta upacara yang terdiri dari 16 anggota dewan dan ribuan pegawai DPR untuk melanjutkan cita-cita pendiri bangsa.

"Jadi kita berharap kemerdekaan selanjutnya kita merdeka dri kebodohan, kemiskinan, dari kesulitan hidup, inilah yang saya kira menjadi hutang kita kepada para pendiri bangsa dan generasi penerus," katanya

Selain itu, Fadli menyatakan bahwa bangsa Indonesia memiliki potensi dan modal yang besar untuk kemajuan peradaban.

"Syaratnya, kita harus setia pada Pancasila dan UUD 1945. Inilah pedoman kita untuk mencapai tujuan negara, sehingga kita tidak salah arah ditengah arus globalisasi," tukasnya. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA