Mentan Harus Serius Antisipasi Stok Pangan Akibat Kemarau

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Minggu, 02 Agustus 2015, 09:27 WIB
Mentan Harus Serius Antisipasi Stok Pangan Akibat Kemarau
Andi Akmal Pasluddin/net
rmol news logo . Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaeman harus serius mengantisipasi produk pangan akibat kemarau panjang.

Anggota Komisi IV DPR dari Fraksi PKS, Andi Akmal Pasluddin mengatakan ada dua agenda besar pertahanan pangan mengalami gangguan akibat musim kemarau yang berkepanjangan yakni agenda tanam dan panen. Dengan gagalnya tanam dan panen, maka akan mengakibatkan terganggunya stok pangan selama dua periode masa tanam.

"Perhatian terhadap aktivitas produksi berbagai produk pangan ini harus serius, dan ini menjadi tanggung jawab Kementerian Pertanian sebagai representasi pemerintah," kata dia seperti dilansir dari JPNN (Minggu, 2/8).

Andi Akmal menegaskan, peringatan untuk mengantisipasi terhadap kekeringan ini sudah ia sampaikan sejak dua bulan lalu ketika Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) berkoordinasi terkait antisipasi kebakaran hutan.

Saat itu, ia menyampaikan bahwa ada ancaman besar yang harus dipersiapkan oleh Kementan akibat kemarau panjang yaitu gagal panen dan sulitnya mempersiapkan penanaman berikutnya.

"Kenyataan yang terjadi saat ini, hampir seluruh sentra produksi padi di Indonesia telah kering dan terjadi Puso atau gagal panen," ungkap Andi Akmal. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA