Ketua Bidang DPP IKAPPI Faiz Rozi menerangkan, program ini bentuk kepedulian IKAPPI atas situasi ekonomi yang kian membuat para pedagang pasar terjepit. Menurunnya, daya beli masyarakat dan omzet pedagang pada ramadhan kali ini mendorong mereka untuk menginisiasi program mudik bersama.
"Kami berharap dengan terselenggaranya program ini, mampu mengurangi beban para pedagang pasar tradisional dan PKL yang ingin mengunjungi sanak keluarganya di kampung halaman. Program ini disambut baik oleh para pedagang pasar tradisional dan PKL di Jabodetabek. Namun karena keterbatasan quota peserta, kami tidak mampu memberangkatkan seluruh pedagang yang ada," ujar Faiz dalam keterangan tertulusnya, Senin (13/7).
Mudik bersama tahun ini, IKAPPI memberangkatkan 10 unit bus dengan total penumpang 480 orang dengan tujuan berbagai daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
"Kami bersyukur program ini bisa terlaksana dengab baik walau tentu masih memiliki berbagai kekurangan. Namun kami ingin program ini terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya dengan jumlah peserta yang lebih banyak dari tahun ini. Sehingga akan lebih banyak lagi pedagang pasar tradisional dan PKL yang menerima manfaat," demikian Faiz.
[rus]
BERITA TERKAIT: