Bantahan ini disampaikan Regional Coorporation Officer Danamon Kantor Wilayah VI Medan, Hartono Teguh, usai bertemu dengan masssa dari Solidaritas Masyarakat Islam (Somasi).
Hari ini, Jumat (22/5), Bank Danamon didemo Somasi karena memecat seorang anggota petugas keamanan yang memilih shalat Jumat.
Menurut Hartono Teguh, sejak dulu Bank Danamon sangat toleran terhadap keyakinan masing-masing karyawannya dan tidak pernah membatasi mereka untuk menjalankan keyakinan mereka masing-masing.
"Kami dari dulu sangat menghargai kebebasan beragama dan melaksanakan ibadah," katanya.
Terkait pemecatan yang dilakukan terhadap Satpam bernama Hendrik Waluyo, ia berjanji segera melakukan penyelidikan internal. Hal ini untuk mengungkap kronologis pemecatan dan adanya dugaan hal ini berkaitan dengan ibadah yang dijalankan oleh Hendrik.
[dem]
"Kita lakukan investigasi, untuk sementara karyawan yang bersangkutan (Muhammad Syaiful Azhar) kami mutasi ke bidang lain, tidak lagi menangani security," ujarnya seperti diberitakan
MedanBagus.Com.
Hasil investigasi ini menurut Hartono akan menjadi rujukan bagi mereka untuk memberikan sanksi terhadap yang bersangkutan. Tidak tertutup kemungkinan dilakukan pemecatan tetap jika yang bersangkutan terbukti melanggar aturan perusahaan dalam hal pemecatan tersebut.
[dem]
BERITA TERKAIT: