"Saya apresiasi tim ini. Ada anggota tim pansel yang berlatar belakang manajemen dan sosiolog, itu bagus. Karena ini akan memperkuat lembaga KPK," anggota Komisi III DPR Arsul Sani saat dihubungi (Kamis, 21/5).
"Keuntungan dari tim yang berimbang itu mencerminkan pemerintah ke depannya akan membuat KPK berimbang antara fokus pencegahan, penindakan dan fokus kelembagaan," sambungnya.
Wasekjen DPP PPP kubu Romahurmuzy ini juga mengapresiasi langkah Jokowi yang tidak menunjuk nama-nama tim yang beredar di media. Sebab, kata dia, dari nama-nama yang beredar tersebut ada sosok yang tidak pro terhadap pemberantasan korupsi.
"Tim pansel ini juga tujuannya untuk menghindari kontroversi karena ada nama-nama yang beredar di media itu. Ada yang tidak pro terhadap pemberantasan korupsi. Nah presiden coba menghindari itu," lanjutnya.
Lebih lanjut, Arsul yakin bahwa tim pansel ini tidak akan menyodorkan 'titipan' calon pimpinan KPK.
"Saya yakin tim ini lebih resisten untuk menghindari titipan," tandasnya.
[ysa]
BERITA TERKAIT: