Banyu Biru Kenalkan PDIP pada Remaja dan Pemuda Lewat KBM

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Kamis, 19 Maret 2015, 21:25 WIB
Banyu Biru Kenalkan PDIP pada Remaja dan Pemuda Lewat KBM
rmol news logo . Selama 10 tahun berada di luar pemerintahan, membuat banyak kalangan muda menjadi kurang mengenal PDI Perjuangan dengan ideologi Soekarnoisme-nya. Banyak pula generasi muda yang kurang mengenal secara benar tentang partai yang dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri tersebut.

Karena itu, politikus muda PDI Perjuangan, Banyu Biru Djarot, berupaya menampilkan wajah partainya yang semakin akrab dengan kalangan remaja. Ia pun mendirikan Komunitas Banteng Muda (KBM), dengan harapan PDI Perjuangan bisa diterima dan semakin berkembang di kalangan remaja.

"KBM, sebagai organisasi masyarakat non-sayap partai yang didirikan pada 15 Desember 2014, berfungsi sebagai jembatan anak-anak muda yang peduli politik untuk mengenal PDIP lebih dalam," kata Banyu saat peresmian Rumah Komunitas Banteng Muda di Jakarta (Kamis, 19/3).

Menurut Banyu, yang merupakan putra seniman kondang Eross Djarot, KBM diisi oleh anak-anak muda, termasuk yang pada pemilu presiden lalu menjadi Relawan Salam 2 Jari. KBM juga dilatari oleh semangat Trisakti yang selalu disuarakan Megawati maupun kalangan Soekarnois.

Dengan membumikan Pancasila dan Trisakti di kalangan muda, lanjut banyu, KBM tetap mengusung nilai-nilai luhur universal yang disesuaikan dengan kearifan lokal tentang kemanusiaan. Banyu pun menyodorkan konsep Trijiwa KBM dengan tetap mengusung Trisakti dan Pancasila. Sila-sila dalam Trijiwa KBM adalah kemanusiaan, kreativitas dan kebaikan.

"Kami salurkan melalui perjuangan kreatif yang out of the box, yang berani tampil beda, berani menjadi pelopor, namun dengan cara yang baik dan benar," tandas Ketua Umum KBM itu, sambil mengatakan bahwa KBM terbuka bagi siapa saja yang hendak bergabung, dan seseorang bisa menjadi bagian dari KBM tanpa harus memiliki kartu tanda anggota (KTA).

Banyu mengaku optimistis dengan KBM. Lebih-lebih sejumlah politikus ternama pun ikut mendukung membidani KBM. Misalnya saja Puan Maharani, Hasto Kristiyanto dan Eriko Sotarduga. Bahkan, putra sulung Megawati, M Rizki Pratama, menjadi penasihat KBM. KBM juga didukung oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Sekretaris Nrgara Pratikno dan Menteri Sosial Khofifah Indarparawansa. Bahkan mendapat dukungan dari Agung Laksono dan Djan Faridz.

Sejumlah tokoh nasional menghadiri peresmian rumah Komunitas Banteng Muda (KBM). Misalnya Hasto Kristiyanto, Sutiyoso, Hendarman Supandji, Eros Djarot, Magaran Pardede, dan anggota HIPMI Dian Ekawati. Dalam kesempatan ini, Eros Djarot mengingatkan agar posisi Banteng Muda jelas dalam gerakan dan kerja nyata. Pada kesempatan sama, Sutiyoso mengatakan, KBM adalah tempat berkumpulnya calon pemimpin bangsa.

"Saya meyakini komunitas ini akan terus bergerak, bukan karena pencarian jati diri, tapi karena ideologi. Dengan kemanusiaan tadi, mampu mendengar jeritan kesusahan rakyat. Kami harap, dengan kesadaran ideologi dan karakter progresif maka kbm akan jadi penggerak perubahan bangsa," tandas Hasto. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA