PBNU: Doktrin ISIS Tidak Sesuai dengan Akidah Islam!

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Selasa, 17 Maret 2015, 05:36 WIB
PBNU: Doktrin ISIS Tidak Sesuai dengan Akidah Islam<i>!</i>
ilustrasi/net
rmol news logo . Masyarakat diminta tidak tergiur dengan iming-iming yang dilancarkan oleh anggota Islamic State Iraq and Syiria (ISIS) untuk bergabung dengan kelompoknya.

"Masyarakat Indonesia jangan cepat terpikat dengan rayuan yang dilancarkan anggota ISIS supaya mau bergabung," kata Ketua Pengurus Besar NU, KH. Maksum Machfoedz, dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin, 16/3).

Menurut Maksum, Islam itu adalah agama yang ramah dan anti kekerasan, namun faktanya ISIS malah melakukan pembantaian kepada saudaranya sesama muslim.

"Doktrin ISIS itu tidak sesuai dengan akidah Islam. Jangan tergiur dengan iming-iming ISIS karena mereka sadis yang membunuh saudaranya sesama muslim. Islam tidak seperti itu," kata Maksum.

Lebih jauh, Maksum mengimbau kepada semua pihak agar menjadikan aksi radikalisme dan terorisme sebagai musuh bersama yang harus dihilangkan.

"NU sangat menentang radikalisme maupun terorisme. NU juga akan membuat fatwa supaya bisa memerangi gerakan radikalisme termasuk ISIS," tukasnya. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA