Begitu kata Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Zulkifli Hasan saat mengisi acara Silaturahmi Kebangsaan Bersama Ketua MPR RI dengan Pejabat Sipil, TNI/Polri, dan Anggota DPRD di Kantor Gubernur Maluku, Ambon, Maluku (Jumat, 20/2).
"Ini harus disyukuri tidak ternilai ini harganya Pak," ujarnya di hadapan para peserta.
Zulhas, begitu ia disapa membandingkan keberagaman di Indonesia dengan di negara-negara Arab. Di negara Arab meski keberagaman tidak terlalu banyak, sering terjadi konflik bersenjata yang menelan hingga ratusan ribu nyawa melayang.
"Coba lihat luar negeri, di Suriah lebih dari 200 ribu orang mati gara-gara konflik berkepanjangan. Di sana mana bisa bikin acara seperti ini," celetuknya.
Lebih lanjut, calon ketua umum PAN ini mencontohkan mengenai perdamaian di Indonesia. Di negeri ini, lanjutnya, perjalanan politik dilalui dengan baik meski sempat saat menjelang pilpres terbelah menjadi dua kubu.
Saat pilpres berlangsung, Zulkifli mengaku mengunjungi bebeberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS). Dari sekian TPS yang dikunjungi tidak ada satupun konflik yang terjadi. Bahkan lanjutnya, kedua kubu yang tadinya berseteru justru saling tukar rokok dan tidak mengisyaratkan perpecahan.
"Usai
nyoblos pilpres, yang di TPS itu saling
tuker rokok, Perbedaan di bilik tidak membuat mereka berseteru. Karena kalau untuk Indonesia kita ini satu," sambungnya.
Untuk itu, dalam kunjungan ini ia meminta menjaga kerukunan dan perdamaian ini secara bersama-sama.
"Kita jaga bersama-sama, kita kembangkan agar lebih baik. Persamaan kita cari, perbedaan kita kurangi," tandas Zulkifli Hasan
.[wid]
BERITA TERKAIT: