Begitu kata Menteri Pembangunan Infrastruktur dan Komunikasi Sarawak, Malaysia, Dato Seri Michael Manyin Anak Jawong saat ditemui di ruang Delegasi Pimpinan MPR RI Lobby Nusantara V lantai 2, gedung DPR, Senayan, Jakarta (Rabu, 11/2).
"Makanya ini kita bincangkan (dengan MPR RI)," ujarnya.
Dia berharap, dari sekian jalur tikus yang ada bisa diperbaiki dan diresmikan mana saja yang bisa dijadikan sebagai jalur masuk internasional.
"Sekarang kita perbincangkan untuk pengadilan internasional, apabila ini sudah diputuskan kita akan bisa menggunakan ini jalur ilegal tapi menjadi jalur internasional (dulu). Karena ini akan menguntungkan dari dua kawasan (Indonesia dan Malasysia)," sambungnya.
Terlebih, lanjutnya, Presiden Jokowi sudah mengumumkan target dua tahun untuk membangun pelabuhan darat antara Entikong dan Serawak. Sehingga, pelabuhan darat internasional juga bisa memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak.
"Jadi bukan hanya perjanjian dagang tapi juga pelabuhan darat internasional," tandasnya.
[ysa]
BERITA TERKAIT: