Menteri Serawak Berharap Jalur Tikus Diperbaiki Jadi Jalur Masuk Internasional

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Rabu, 11 Februari 2015, 10:52 WIB
Menteri Serawak Berharap Jalur Tikus Diperbaiki Jadi Jalur Masuk Internasional
ilustrasi/net
rmol news logo . Pemerintah Indonesia dan Kuching, Malaysia telah menemukan 2 ribu lebih jalur masuk ilegal bagi imigran gelap pada tahun lalu. Saat ini keberadaan jalur tikus itu sudah menurun sampai 7 ratusan.

Begitu kata Menteri Pembangunan Infrastruktur dan Komunikasi Sarawak, Malaysia, Dato Seri Michael Manyin Anak Jawong saat ditemui di ruang Delegasi Pimpinan MPR RI Lobby Nusantara V lantai 2, gedung DPR, Senayan, Jakarta (Rabu, 11/2).

"Makanya ini kita bincangkan (dengan MPR RI)," ujarnya.

Dia berharap, dari sekian jalur tikus yang ada bisa diperbaiki dan diresmikan mana saja yang bisa dijadikan sebagai jalur masuk internasional.

"Sekarang kita perbincangkan untuk pengadilan internasional, apabila ini sudah diputuskan kita akan bisa menggunakan ini jalur ilegal tapi menjadi jalur internasional (dulu). Karena ini akan menguntungkan dari dua kawasan (Indonesia dan Malasysia)," sambungnya.

Terlebih, lanjutnya, Presiden Jokowi sudah mengumumkan target dua tahun untuk membangun pelabuhan darat antara Entikong dan Serawak. Sehingga, pelabuhan darat internasional juga bisa memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak.

"Jadi bukan hanya perjanjian dagang tapi juga pelabuhan darat internasional," tandasnya. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA